Perangi Sampah Plastik di Denpasar, APSI Sasar Warga Perumahan

Olivia Anastasia Padang (paling kanan) bersama warga Perumahan Graha Kencana. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam “memerangi” dan mengurangi persoalan sampah khususnya sampah plastik mendapat respon positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari warga Perumahan Graha Kencana, Denpasar.

“Selama ini sampah warga dibuang ke TPA. Setelah kami berdiskusi, kami sepakat membuat bank sampah,” kata Olivia Anastasia Padang selaku Ketua RT Perumahan Graha Kencana, Banjar Abiantimbul, Kelurahan Pemecutan Klod, Denpasar saat ditemui, Sabtu (30/1/2021).

Olivia menuturkan, dalam pembuatan bank sampah pihaknya dibantu Bali Waste Cycle (BWC), sebuah perusaahan yang bergerak di bidang daur ulang.

Di sana warga perumahan terlebih dulu diberi edukasi dan pemahaman terkait sampah yang nantinya menjadi nilai ekonomis.

“Dan setelah semuanya siap, mulai hari ini bank sampah kami buka,” tuturnya.

Dijelaskan, sebelum dibawa ke bank sampah, warga diharuskan memilah sampah-sampah tersebut. Di mana sampah yang diterima hanya khusus sampah plastik untuk nantinya didaur ulang kembali.

Setiap sampah yang dikirim akan ditimbang dan warga diberi buku tabungan. Nantinya warga perumahan dapat sewaktu-waktu mengambil uang hasil penukaran sampah.

Olivia berharap bank sampah yang didirikan bersama warganya dapat menjadi contoh untuk perumahan-perumahan lainnya.

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) Bali dan Nusra, Putu Ivan Yunatana mengatakan, BWC merupakan salah satu anggota APSI.

Di mana saat ini APSI tengah melakukan penjajakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar untuk mengatasi penanganan sampah khususnya sampah non organik.
“Dan BWC mengawali kegiatan dengan melakukan edukasi dan pelatihan di Perumahan Graha Kencana. Selain edukasi dan pelatihan, kami juga membeli sampah non organik yang telah mereka kumpulkan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Berharap SDM Bali Punya Daya Saing Nasional dan Global

Putu Ivan menambahkan, selain di Perumahan Graha Kencana, pihaknya akan terus melakukan edukasi dan pelatihan serta pembelian sampah non organik di wilayah lain.

“APSI ini sebelumnya telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Klungkung dan Karangasem. Sehingga kedepan kami akan terus melakukan upaya penanganan sampah non organik, tentunya dengan anggota APSI lainnya,” tegasnya. (agw)