Satgas Sebut Zona Merah Covid-19 Turun, Tapi Zona Oranye Naik

Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito.

Beritabalionline.com -Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Bakti Bawono Adisasmito melaporkan perkembangan jumlah wilayah yang masuk zona merah atau berisiko tinggi terhadap Covid-19.

Disebutkan, ada penurunan jumlah wilayah yang berstatus zona merah per 24 Januari 2021. Dari pekan lalu ada 108 kabupaten dan kota masuk zona oranye, kini turun menjadi 92. Namun, 16 kabupaten dan kota yang keluar dari zona merah tersebut berpindah ke zona oranye.

“Kabupaten kota tersebut berpindah ke zona oranye, bukan zona kuning,” katanya melalui keterangan pers, Jumat (29/1/2021).

Masuknya 16 kabupaten dan kota itu membuat jumlah wilayah berstatus zona oranye meningkat. Dari pekan sebelumnya hanya 347, kini naik menjadi 363 kabupaten dan kota zona oranye.

“Hal ini sangat disayangkan. Jika kabupaten kota di zona oranye lengah, maka dimungkinkan dapat berpindah ke zona merah,” sambungnya.

Adapun jumlah wilayah yang masuk zona kuning menurun. Dari sebelumnya sebanyak 45, kini menurun menjadi 44 kabupaten dan kota. Sementara wilayah pada zona hijau tidak ada kasus baru meningkat tipis dari 10 menjadi 11 kabupaten dan kota.

“Untuk zona hijau tidak terdampak, jumlahnya tetap yaitu 4 kabupaten dan kota,” tandasnya. (itn)

BACA JUGA:  Kubu Prabowo Desak KPK Usut Dugaan Keterlibatan Menpora Terkait Kasus Dana Hibah