Komisioner KI Bali Dilantik, Gubernur Koster: Keterbukaan Informasi Publik Upaya Memenuhi Hak Universal Manusia

Gubernur Wayan Koster saat melantik Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali periode 2021-2025. (FOTO : Hms)

Beritabalionline.com – Memperoleh informasi menjadi hak dasar yang melekat pada diri manusia. Keterbukaan Informasi Publik menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memenuhi hak universal manusia.

Gubernur Bali Wayan Koster memberikan penekanan saat melantik Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali periode 2021-2025 di Gedung Gajah, Rumah Jabatan Gubernur Jayasabha, Denpasar, Kamis (28/1/2021).

“Keterbukaan informasi publik jadi salah satu ciri negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik,” kata Koster.

Pria kelahiran Sembiran, Kabupaten Buleleng ini juga menyebut, keterbukaan informasi publik merupakan sarana untuk mengoptimalkan pengawasan publik, terhadap penyelenggaran negara dan badan publik lainnya.

Sementara, Ketua KI Pusat Gede Narayana mengatakan, status yang disandang komisioner KI terpilih dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Tugas komisioner KI, menurutnya, bukan hanya sekadar menyelesaikan sidang sengketa informasi saja. Namun juga menanamkan pola pikir, edukasi, pemahaman, advokasi kepada seluruh badan publik, pejabat hingga masyarakat.

“Goals besar Keterbukaan Informasi Publik di era sekarang adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Narayana.

Ke-5 anggota KI yang dilantik masing-masing Luh Candrawati Sari, I Made Agus Wirajaya, Agus Suryawan, I Wayan Darma dan Dewa Nyoman Suardana. (hms)

BACA JUGA:  Melalui Utsawa Dharma Gita, Rai Mantra Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni Budaya