Cegah Bertumbangan, Tim Gabungan Gianyar Pangkas Pohon Perindang

Pemkab Gianyar menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon perindang yang tumbuh di pinggir-pinggir jalan.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Mengantisipasi cuaca ekstrem yang telah mengakibatkan beberapa pohon bertumbangan, Pemkab Gianyar menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon perindang yang tumbuh di pinggir-pinggir jalan.

Hari ini, Rabu (27/1/2021), tim gabungan yang terdiri atas unsur Dishub Gianyar, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 12, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Bali, Polres Gianyar serta Dinas PUPR Kabupaten Gianyar, melakukan pemangkasan pada beberapa pohon di sepanjang Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, Gianyar.

Pemangkasan dimaksudkan untuk menghindari timbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan akibat adanya bagian ranting atau dahan pohon yang patah, bahkan tumbang setelah diterjang hujan yang disertai angin kencang.
“Kali ini kami mulai pemangkasan beberapa dahan pohon yang sudah lapuk atau yang menutupi penerangan jalan serta rambu lalu lintas. Mengingat belakangan sering terjadi hujan dan angin kencang, terpaksa kami pangkas agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba.

Ditekankannya, pemangkasan bukan dimaksudkan untuk menghilangkan penghijauan dengan menebang pohon. Melainkan untuk peremajaan pada cabang atau ranting pohon serta meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Terlebih lagi banyak lampu penerangan jalan dan traffic light yang ditutupi oleh pepohonan.
“Tujuannya bukan menghilangkan penghijauan, namun lebih memberi rasa aman dan nyaman dalam berlalu lintas sehingga keselamatan dan kelancaran berlalu lintas dapat terwujud. Karena kan banyak pohon yang menutupi rambu-rambu ataupun lampu penerangan. Apalagi pohon lapuk yang sangat membahayakan pengguna jalan,” ujar Suamba.
Pemangkasan pohon dilakukan mulai dari Pasar Biaung menuju ke timur, di mana pengerjaannya dilakukan secara bertahap.
Hal senada juga diungkapkan Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Laksmi Trisna Dewi Wieryawan yang menekankan bahwa pemangkasan bukan berarti menebang pohon, melainkan menghilangkan dahan rapuh yang membahayakan serta memangkas ranting yang menutupi lampu penerang jalan.

BACA JUGA:  Genjot PAD, Bangli Kejar Kontribusi Air

“Bukan berarti pemangkasan menghilangkan penghijauan, tapi lebih tepat merawat tanaman agar terjadi peremajaan ranting serta menghindari pohon tumbang karena rapuh,” kata AKP Laksmi Dewi.(yes)