Usai Lakukan Aksi Menceburkan Diri ke Laut, Bule Rusia Dideportasi

Bule Rusia dikawal Petugas Imigrasi sesaat akan dideportasi. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Seorang pria warga negara asing terjun ke laut di Karangsem sembari mengendarai sepeda motor. Video aksi nekat bule tersebut ramai lantaran diunggah di Instagram.

“Video tersebut menjadi trending topic pada media sosial maupun media mainstream pada tanggal 15 Desember 2020,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Bali Jamaruli Manihuruk, Minggu (24/1/2021) di Denpasar.

Belakangan diketahui bule yang nekat melakukan aksi berbahaya ini yakni warga negara Rusia bernama Sergei Kosenko.

Selain aksi menceburkan diri ke laut dengan mengendarai motor, Sergei Kosenko juga berulah dengan mengadakan pesta tanpa memperhatikan protokol kesehatan di daerah Badung dan diunggah di akun Instagram @sergey_kosenko, Senin (11/1/2021).

Petugas imigrasi yang melakukan penyelidikan kemudian menangkap bule tersebut beberapa hari lalu dan langsung membawanya ke Kantor Imigrasi.

Jamaruli menerangkan, dari hasil pengecekan data perlintasan masuk, pemegang paspor dengan nomor 7562284 ini masuk ke wilayah Indonesia pada tanggal 31 Oktober 2020 melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta dengan menggunakan Visa Kunjungan.

“Izin tinggal kunjungan yang bersangkutan berlaku sampai dengan tanggal 29 Desember 2020 dan telah diperpanjang sampai dengan tanggal 28 Januari 2021,” ucap Jamaruli.

Menurutnya, Sergei Kosenko telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku salah satunya berupa Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 02 Tahun 2021 tentang protokol kesehatan perjalanan internasional dalam masa pandemi Covid-19,

Juga dianggap telah melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

Pihak imgrasi akhirnya dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian dan penangkalan sebagaimana diatur dalam Pasal 75 ayat 1 dan 2 Undang-undang nomor 6 tahun 2011.

BACA JUGA:  Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 3.963, Total Jadi 228.993

“Pendeportasian dilaksanakan pada hari ini. Dari Bandara I Gusti Ngurah Rai yang bersangkutan dibawa menuju Bandara Soekarno-Hatta dan selanjutnya di pulangkan ke negara asalnya,” tegasnya. (agw)