Hari Ini, Covid-19 Kembali Merenggut Nyawa 8 Orang di Bali

Update data Covid-19 di Provinsi Bali per Jumat (22/1/2021).

Beritabalionline.com – Pandemi virus Corona atau Covid-19 di Bali pada Jumat (22/1/2021)  kembali merenggut nyawa 8 orang, terdiri dari 7 transmisi lokal dan 1 PPDN (Pelaku Perjalanan Dalam Negeri).

Dari data penanganan Satgas Covid-19 Provinsi Bali, pada Jumat (22/1/2021) menyebutkan, 8 pasien yang meninggal dunia itu masing-masing berasal dari Kabupaten Jembrana  1 orang, Kabupaten Badung 2 orang, Kabupaten Tabanan 1, Kabupaten Gianyar 1 orang, Kota Denpasar 3 orang.

Sementara jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Bali saat ini total tercatat 620 orang atau 2,67 persen. Terbanyak ada di Kota Denpasar yaitu 131 orang, disusul di tempat kedua dan ketiga masing-masing Kabupaten Gianyar 94 orang, dan Kabupaten Badung 82 orang.

Sedangkan penambahan kasus positif tercatat sebanyak 313 orang terdiri dari 251 orang melalui transmisi lokal dan 62 orang PPDN. Berikut secara komulatif jumlah kasus yang terkonfirmasi positif sebanyak 23.219 orang.

Kemudian penambahan pasien sembuh tercatat sebanyak 230 orang, sedangkan secara komulatif pasien yang sembuh tercatat sebanyak 19.633 orang atau 84,56 persen. Sedangkan jumlah kasus aktif pada hari yang sama secara komulatif tercatat sebanyak 2.966 orang atau 12,77 persen.

Mengawali tahun 2021, Gubernur Bali kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 01 Tahun 2021 pada tanggal 6 Januari 2021, tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

SE ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

SE yang mengatur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), juga menekankan kembali PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp100.000,- bagi perorangan, dan Rp1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

BACA JUGA:  Direktorat Polairud Polda Bali Miliki Kapal Pengintai di Medan Berkabut dan Berasap

Melihat masih tingginya kasus Covid-19 di Bali, maka dukungan sepenuh hati dari masyarakat tentu sangat dibutuhkan untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin masif di tahun 2021 ini.

Untuk itu masyarakat diimbau agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan kapan pun dan dimana pun. (ist)