12 Pelanggar Perda di Kota Denpasar Dikenakan Sanksi Tipiring

Para pelanggar Perda Ketertiban Umum mengikuti sidang Tipiring di PN Denpasar.

Beritabalionline.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali menggelar sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) terhadap para pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat (22/1/2021).

“Dalam Sidang Tipiring kali ini Tim Penyidik mengajukan 12 orang pelanggar. Dimana 2 orang tersebut kedapatan berjualan dengan mobil di badan jalan sebelah utara Gor Ngurah Rai, Denpasar. Sementara 10 orang lainnya kedapatan membuang sampah sembarangan,” kata Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga.

Sementara Hakim Angeliky Handayani, SH. MH., selaku pimpinan sidang memvonis para pelanggar masing-masing dengan denda sebesar Rp100 ribu dan subsider kurungan selama tiga hari.

Lebih lanjut Dewa Sayoga menjelaskan, walaupun dalam situasi pandemi Covid-19, sidang Tipiring tetap dilaksanakan kepada pelanggar Perda. Hal ini sebagai upaya untuk memberikan efek jera kepada pelanggar agar dapat menciptakan ketertiban dan kenyamanan di Kota Denpasar.

Ditambahkan, di masa pandemi Covid-19 pihaknya menyadari banyak masyarakat yang mengalami kesulitan karena kehilangan pekerjaan, namun bukan berarti bebas berjualan di area yang terlarang. Karena Pemerintah Kota Denpasar telah menyediakan tempat atau lapak bagi masyarakat yang ingin berjualan di pasar-pasar rakyat.

“Kami berharap masyarakat terus mematuhi peraturan daerah yang ada, terlebih saat ini dalam situasi pandemi Covid-19, masyarakat hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat terbebas dari penularan virus yang dapat mematikan itu,” harap Dewa Sayoga. (ist)

BACA JUGA:  Putri Koster Bantu Balita Kurang Gizi di Tista Kerambitan