Kasus Terinfeksi Covid-19 Terus Meningkat, Presiden Jokowi Perpanjang PPKM hingga 8 Februari 2021

Presiden Joko Widodo.

Beritabalionline.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal tersebut seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia yang semakin meningkat.

“Berdasarkan evaluasi tersebut, Bapak presiden meminta agar pembatasan kegiatan masyarakat ini dilanjutkan dari tanggal 26 Januari-8 Februari,” kata Menteri Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menggelar rapat bersama Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (21/1/2021).

Dia menuturkan, nantinya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian akan mengeluarkan instruksi. Dengan harapan masing-masing gubernur bisa mengevaluasi tingkat kesembuhan hingga positivity rate yang masih di bawah nasional.

“Ini jadi parameter yang harus dievaluasi,” kata Airlangga.

Sebelumnya diketahui, Jumlah orang yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia kembali meningkat. Kementerian Kesehatan melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan hingga hari ini, Rabu (20/1) pukul 12.00 WIB, terdapat 939.948 kasus positif Covid-19.

Ada penambahan 12.568 kasus dari data Selasa (19/1), yang masih 927.380 orang. 12.569 Kasus positif Covid-19 baru ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 58.805 spesimen dari 43.748 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kasus positif baru tersebar di 34 provinsi. Namun, sebaran terbanyak ada di DKI Jakarta sebanyak 3.786, Jawa Barat 1.814, Jawa Tengah 1.775, Jawa Timur 995 dan Sulawesi Selatan 661.

Dari total 939.948 kasus positif Covid-19, 26.857 di antaranya meninggal dunia. Angka ini meningkat 267 dari data kemarin yang masih 26.590 orang.

Pasien sembuh dari Covid-19 juga bertambah, yakni sebanyak 9.755 dari data kemarin yang masih 753.948 orang. Total kumulatif pasien sembuh dari Covid-19 mencapai 763.703 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga melaporkan, jumlah kasus aktif atau pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan maupun isolasi sebanyak 149.388 orang. Angka ini meningkat dari data kemarin yang masih 146.842 orang.

BACA JUGA:  Tega Nian, Pria ini Jual Istrinya ke Pria Hidung Belang

Pemerintah juga masih memantau 79.418 orang suspek Covid-19 di Indonesia. Jumlah ini meningkat dari data kemarin yang masih 76.971 orang. (itn)