Vaksinasi Tenaga Kesehatan RSUD Sanjiwani Ditarget Tiga Bulan

Pelaksanaan vaksin bagi nakes di RSU Sanjiwani Gianyar.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Kabid Humas RSUD Sanjiwani Gianyar, Anak Agung Putra Parwata mengatakan, dari jumlah nakes yang harus di vaksin sebanyak 967 orang dibutuhkan waktu 3 bulan agar semua nakes divaksin.
Seluruh nakes ini terdiri dari pegawai RSUD Sanjiwani, Residen, dan Koas dokter Unwar.
“Sampai saat ini baru 37 nakes, terdiri tanggal 14 yang divaksin 19 nakes, tanggal 16 yang divaksin 18 nakes” ujarnya, Minggu (17/1/2021).

Ditambahkannya ada empat proses yang harus dilalui nakes sebelum dan sesudah di vaksin. Pertama ada proses registrasi bagi penerima vaksin dengan menunjukan tiket yang sudah di dapatkan secara online.

Kedua proses screnning periksa ulang kembali, tensi, kadar gula serta penyakit lain sehingga layak atau tidaknya di vaksin. Ketiga pelayanan vaksin pasien dilaksanakan konseling, penanganannya dan pencatatan nomor batch vaksin serta pemberian vaksin.
Ke empat konseling pasca pemberian vaksin dan pencetakan kartu atau sertifikasi dan penanganan efek samping Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Seperti diketahui, vaksin Covid-19 ini ada tiga tahap. Vaksin Tahap pertama Kabupaten Gianyar mendapatkan 3.210 vaksin. Diperkirakan hingga vaksin tahap ketiga akan dibutuhkan waktu berbulan-bulan agar semua nakes tervaksin dari tahap pertama hingga ketiga.

Plt Dinas Kesehatan Gianyar, Ida Komang Upeksa, mengatakan tidak serentaknya nakes di RSUD Sanjiwani di vaksin karena dalam pemberian vaksin tersebut, disinyalir akan ada reaksi, kemungkinan panas atau bagaimana.

Dan, selama reaksi tersebut, para nekes perlu beristirahat.
Supaya dalam tahap tersebut pelayanan kesehatan, baik di rukah sakit maupun puskesmas tidak terganggu selama proses ini. Karena itu, vaksinasi nakes tidak dilakukan secara bersamaan.

BACA JUGA:  Pendaftaran PPDB SMA dan SMK Tahun Ini Beda dengan Tahun Sebelumnya

“Jumlah vaksin corona tahap pertama yang kita terima 3.210, diutamakan nakes. Pasti ada reaksi, panas atau apa. Ini akan diatur. Biar tidak semua nakes drop, agar pelayanan tidak tersendat,” tandas dr. Upeksa yang juga Dirut RSUD Sanjiwani Gianyar tersebut. (yaw)