Perempuan Asal Jakarta Meninggal di Kamar Kos Berprofesi sebagai MC dan Youtuber

MC Riri Djalil saat membawakan suatu program. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Perempuan bernama Liza Marieska (43) yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosnya Jalan Dewi Sri I No.17B, Legian, Kuta, Badung diketahui sebagai host atau pembawa acara.

“Almarhum biasa disapa MC Riri Djalil,” ucap Djoko Moeljono, wartawan salah satu media di Bali yang sering meliput acara Liza Marieska, Senin (18/1/2021) di Denpasar.

Djoko mengaku menerima informasi meninggalnya perempuan kelahiran Jakarta, 22 Maret 1977 ini, Minggu (17/1/2021) sekitar pukul 22.00 Wita.

“Begitu mendengar kabar, saya coba mencari informasi apalagi untuk koordinator liputan pariwisata itu saya. Nah setelah tanya-tanya akhirnya dapat jawaban bahwa yang meninggal memang dia,” tuturnya.

Djoko juga menceritakan selain menjadi pembawa acara, Liza belakangan merambah dengan menjadi seorang youtuber dan podcast.

“Jadi dia review makanan, chefnya siapa, dan dia yang menjadi presenternya,” tuturnya.

Menurutnya, sosok almarhum sangat ramah dengan siapa pun. Dirinya lantas mengatakan terakhir komunikasi dengan Liza yakni pada penghujung tahun 2020 lalu.

Diberitakan sebelumnya, perempuan bernama Liza Marieska ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosnya, Minggu (17/1/2021) sekitar pukul 18.30 Wita.

“Saat ditemukan posisinya tengadah di atas tempat tidur dan pada mulut korban mengeluarkan busa,” kata Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi.

Penemuan jasad perempuan berambut pendek ini bermula ketika temannya bernama Evie Lutfiah Rahman (39) datang tempat kosnya.

Lantaran dipanggil tak menyahut, saksi yang datang membawa makanan lalu membuka pintu yang tidak terkunci dan masuk ke dalam kamar korban.

Saksi yang melihat korban berada di atas tempat tidur kemudian mendekatinya. Di sana baru diketahui jika korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.

BACA JUGA:  Menag Tegaskan Perbedaan Keyakinan Merupakan Anugerah

Kasus ini lalu dilaporkan ke petugas. Tak berselang lama datang petugas kepolisian untuk melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan jenazah, petugas tidak menemukan luka bekas kekerasan.

“Tidak ada ditemukan tanda kekerasan. Diduga korban meninggal dunia karena sakit,” kata Kasubbag Humas. (agw)