Mengaku Polisi, Residivis Rampas Handphone Pengendara Motor

Pelaku perampasan handphone tak berkutik setelah ditangkap polisi. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pria bernama Lutfi Abdullah (32) nekat merampas handphone milik warga di Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat. Ia pun tak berkutik setelah diringkus tim Jatanras Satreskrim Polresta Denpasar.

“Saat menjalankan aksinya ia mengaku sebagai anggota polisi sehingga korban ketakutan,” terang Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Anom Danujaya, Selasa (12/1/2021) di Mapolresta Denpasar.

Dari keterangan korban bernama I Gede Bayu Pradana (30), sebelumnya ia hendak ke tempat gadai bersama temannya dengan mengendarai sepeda motor tanpa memakai helm, Selasa (5/1/2021) sekitar pukul 21.00 Wita.

Saat melintas di TKP tepatnya depan toko ban, kendaraannya dipepet pelaku sembari mengaku sebagai anggota Polda Bali. Karena takut korban lalu menghentikan kendaraan.

“Pelaku mengancam dengan nada keras akan membawa korban dan temannya ke Polda Bali. Setelah itu dia mengambil paksa handphone yang dipegang korban,” kata Kasatreskrim.

Setelah pelaku pergi, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polresta Denpasar.

Berbekal ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan korban, polisi yang melakukan penyelidikan menerima informasi jika pelaku terlihat di seputaran Jalan Pura Demak, Denpasar Barat.

Pelaku yang disebut pernah berususan dengan polisi karena melakukan aksi penganiayaan ini akhirnya dibekuk petugas yang dipimpin Kanit 1 Jatanras Iptu Ngurah Eka Wisada di Jalan Pura Demak, Denpasar, Senin (11/1/2021) sekitar pukul 17.00 Wita.

“Pelaku mengakui telah melakukan perampasan handphone milik korban dengan mengaku sebagai anggota polisi padahal dia bukan polisi,” tutur Kasatreskrim. (agw)

BACA JUGA:  Ya Ampun! Ambil "Barang Haram" di Pelinggih, Pemuda Ini Dituntut 13 Tahun Penjara