Bawa Mobil Pickup, Pelaku Pencurian Motor Beraksi pada Malam Hari

Barang bukti sepeda motor yang diamankan polisi. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Polisi meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor bernama I Made Budirta (25) I Wayan Wirta (18). Kepada polisi keduanya mengaku telah beraksi di 14 TKP berbeda.

“Pelaku mengambil sepeda motor yang harga barunya belasan juta bahkan ada yang harganya di atas 20 juta,” kata Kapolsek Kuta Selatan Kompol Yusak Agustinus Sooai, Selasa (12/1/2021) di Mapolsek Kuta Selatan, Badung.

Pelaku kerap beraksi malam hari ketika para korban sudah tidur. Motor yang dalam keaadan terkunci diangkat dan dinaikkan ke dalam mobil pickup yang sudah dibawa pelaku.

Oleh para pelaku, sepeda motor hasil curian dijual ke warga dengan harga Rp6 juta hingga Rp7 juta.

“Untuk meyakinkan pembeli, mereka mengaku memiliki shoowroom, di sana dikatakan motor tersebut hasil tarikan karena orang kredit tidak mampu bayar sehingga motor diambil,” terang Kapolsek.

Warga kian tertarik lantaran pelaku mengatakan akan segera mengantar surat-surat setelah sepeda motor dibayar.

Penangkapan terhadap pelaku bermula dari laporan warga asing asal Rusia bernama Evgenii Melnik (31) yang kehilangan sepeda motor saat diparkir di Bingin Asri Villa, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Minggu (8/11/2020) sekitar pukul 22.00 Wita.

Padahal sebelum ditinggal masuk kamar untuk tidur, korban mengaku sepeda motor tersebut diparkir dalam kondisi dikunci stang.

“Korban baru mengetahui motornya hilang keesokan harinya. Kasusnya kemudian dilaporkan ke kantor polisi,” terang Kapolsek.

Hampir dua bulan melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap kedua pelaku di Perum Tunjung Biru, Pemogan, Denpasar Selatan, Kamis (7/1/2021) sekitar pukul 21.00 Wita.

Kepada polisi, pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian sepeda motor sebanyak 14 TKP di lokasi berbeda.

BACA JUGA:  Kasus Narkotika Tinggi, Polresta Denpasar Gelar Operasi Selama 16 Hari

Dari kedua pelaku, petugas mengamankan 7 sepeda motor dan sebagian motor hasil curian telah dijual oleh pelaku.

“Modusnya, pelaku mengambil sepeda motor yang dipakir pada malam hari ketika pemilik sudah tidur. Setelah itu oleh pelaku motor dijual dan uangnya untuk kebutuhan sehari-hari,” terang Kanitreskrim Iptu Aris Setiyanto saat mendampingi Kapolsek. (agw)