Tersangka Rizieq Syihab, Menantu, dan Dirut RS Ummi Diperiksa Pekan Ini, Dijerat 3 Pasal Sekaligus

Rizieq Syihab.

Beritabalionline.com – Rizieq Syihab bersama dua orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pemeriksaan hasil tes usap, swab test, Covid-19. Ketiganya telah dijadwalkan pemeriksaan sebagai tersangka pada pekan ini.

“Tim penyidik sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ketiganya sebagai tersangka pada minggu ini,” ujar Kabagpenum Kombes Pol Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (11/1/2021).

Rizieq, Muhammad Hanif Alatas sebagai menantu, dan AT sebagai Direktur Utama RS Ummi, dijerat dengan tiga pasal sekaligus.

Pertama, ketiganya disangkakan telah melanggar Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

“Dengan ancaman pidana 6 bulan sampai 1 tahun penjara,” ucap Ahmad.

Pasal selanjutnya, Polri menjerat tiga tersangka dengan Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Peraturan Hukum pidana tentang Menyiarkan Berita Bohong dan Menerbitkan Keonaran. Ancaman hukuman pada pasal ini yaitu 10 tahun penjara.

Sedangkan, pasal selanjutnya, Ahmada mengatakan ketiga tersangka disangkakan telah melanggar Pasal 216 KUHP.

“Yaitu dengan sengaja tidak ikuti perintah yang dilakukan menurut undang-undang atau dengan sengaja menghalangi tindakan pejabat menurut undang-undang dengan ancaman 4 bulan penjara.” (int)

BACA JUGA:  Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Menjadi 77,3%