Sebelum Mayatnya Ditemukan di Bendungan Unud, Korban Sempat Cekcok dengan Pengedara Motor

Evakuasi jenazah pelajar di Bendungan Kampus Unud Jimbaran. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pelajar bernama I Kadek Kumara Dita (16) ditemukan tak bernyawa di Bendungan Kampus Universits Udayana (Unud) Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

“Jenazah korban ditemukan mengapung di bendungan. Di bagian mulut korban terdapat luka yang belum diketahui penyebabnya,” terang Kapolsek Kuta Selatan Kompol Yusak Agustinus Sooai saat dikonfirmasi, Selasa (5/1/2021).

Dari keterangan teman korban bernama Lady Sikstin Matreta (16), sebelumnya ia dijemput korban dan diajak bermain ke Pantai Kelan, Kuta, Badung, Minggu (3/1/2021) sekitar pukul 18.30 Wita.

Kurang lebih 30 menit di pantai ia bersama korban pulang dan saksi diantar ke tempat di mana sebelumnya ia dijemput korban.

Setelah itu korban pamit pulang ke rumahnya di Jalan Lingkar Timur Udayana, Gang Tukad Nangka, Lingkungan Perarudan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

“Sekitar pukul 20.00 Wita saksi mengirim pesan ke korban dan bertanya sudah nyampai rumah apa belum, tapi tidak dibalas sama korban,” terang Kapolsek menirukan saksi.

Saksi lain bernama Sandio Okinda (24) mengatakan, sebelumnya ia melihat korban tengah menghentikan sepeda motor yang dikendarai pasangan muda-mudi di depan warung miliknya.

Saksi juga mengaku melihat dari jauh korban dan muda-mudi tersebut bersitegang di atas trotoar Jalan Kampus Unud, Jimbaran.

“Selang 3 menit kemudian mereka bertiga masuk menuju ke areal bendungan. Saksi melihat yang pertama masuk adalah korban dan diikuti muda-mudi tadi. Tapi setelah itu saksi mengaku tidak mengetahuinya kejadian selanjutnya,” jelas Kapolsek.

Sementara berdasarkan keterangan pihak keluarga yang turut datang ke lokasi penemuan, korban pergi dari rumah, Minggu (3/1/2021) sekitar pukul 16.00 Wita. Namun korban tidak diketahui hendak pergi kemana.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Sampaikan Jawaban Atas PU Fraksi Tentang Raperda APBD 2021

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah melintas, Senin (4/1/2021) sekitar pukul 17.00 Wita. Kabar penemuan menyebar sehingga banyak masyarakat mendatangi TKP.

Lantaran tak ada yang berani mengambil, penemuan jenazah kemudian dilaporkan ke aparat keamanan.

“Penyebab kematian korban belum diketahui,” demikian Kompol Yusak Agustinus Sooai. (agw)