Gubernur Koster Sebut Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Bali Tak Signifikan, Pencapain Kinerja Terbaik Tingkat Nasional

Gubernur Bali Wayan Koster.

Beritabalionline.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan tidak terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Bali secara siginifikan. Hal ini tidak terlepas dari pencapaian kinerja penanganan Covid-19 yang baik di daerah ini.

Pencapaian ini diharapkan akan membangun kepercayaan masyarakat lokal, nasional, dan internasional sehingga pihaknya bisa optimistis pariwisata dan perekonomian Bali akan bangkit kembali.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster dalam konferensi pers di rumah jabatan, Gedung Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (5/1/2021). Ia mengatakan, atas pencapaian kinerja yang baik ini, mewakili Pemprov Bali dan masyarakat Bali pihaknya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bali dan semua pihak yang telah bersedia dan rela berkorban secara nyata dengan berpartisipasi serta bersinergi demi Bali.

Selanjutnya ia mengimbau kepada semua pihak dan masyarakat Bali agar terus mematuhi protocol kesehatan sesuai kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab serta penuh kesadaran dan kesabaran.

“Jangan terpengaruh oleh ajakan-ajakan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah,” sarannya.

Menyinggung pencapaian penerapan protokol kesehatan, Gubernur Koster mengatakan bahwa Provinsi Bali mencapai peringkat tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan.

Disebutkannya, prosentase kepatuhan masyarakat Bali memakai masker mencapai 96,47 persen atau tertinggi di Indonesia. Sementara kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan mencapai 91,55 persen, angka ini merupakan tertinggi di Indonesia.

Sedangkan untuk pencapaian hasil dari penerapan protokol kesehatan, penambahan kasus baru terkendali rata-rata 98 orang per hari (data per 4 Januari 2021). Sementara tingkat kesembuhan mencapai 90,96 persen atau tertinggi di Indonesia. Berikutnya, tingkat kematian terkendali dan cenderung menurun atau rata-rata kurang dari 5 orang per hari, secara kumulatif mencapai 2,95 persen.

BACA JUGA:  Kelurahan Sanur Edukasi Protokol Kesehatan di Pasar dan Restoran

Dijelaskan, penambahan kasus baru tertinggi ada di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan.

Pada bagian lain, Gubernur Koster juga mengatakan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali saat libur Hari Raya Natal dan tahun baru (Nataru) mencapai angka yang cukup besar, yakni sebanyak 366.666 orang.

Angka tersebut merupakan jumlah kumulatif dari semua jalur transportasi, baik udara maupun darat/laut yang dihitung dari 17 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021. “Angkanya bagus ini, 366.666 orang. Jadi ini hitungannya sampai kedatangan 3 Januari 2021,” tutup gubernur. (ssd/ist)