Terima Konpensasi, Syahdan Sepakat Damai dengan BPRS Fajar Sejahtera Bali

Direktur BPRS Fajar Sejahtera Bali usai perdamaian dengan Syahdan. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Konflik berkepanjangan antara Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali dengan Syahdan selaku pemenang lelang penjualan tanah di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung berakhir damai.

“Dari awal saya inginnya damai, saya ingin mendapatkan hak saja, tidak ingin yang lain-lain,” kata Syahdan saat proses perdamaian, Selasa (29/12/2020) di Denpasar.

Syahdan mengungkapkan, yang membuat proses perdamaian berlarut-larut lantaran pihak BPRS Fajar Sejahtera Bali menganggap uang yang dikeluarkan untuk membeli tanah akan dikembalikan dan dianggap hanya sebagai deposito.

“Saya kan tidak deposito tapi membeli tanah, dan setelah pihak BPRS mau mengembalikan uang sesuai kesepakatan, saya kemudian mau melakukan perdamaian,” tuturnya.

Di tempat yang sama Direktur BPRS Fajar Sejahtera Bali Ida Bagus Putu Swara Hamdani menerangkan, dengan adanya perdamaian maka segala persoalan sudah selesai.

“Jadi dengan adanya perdamaian maka segala gugatan-gugatan yang ada maka terselesaikan,” jelasnya.

Sementara kuasa hukum Syahdan, Suryantama Nasution mengatakan, dengan adanya perdamaian antara kliennya yakni BPRS Fajar Sejahtera Bali secara otomatis proses jual beli tanah antar kedua belah pihak selesai.

“Klien saya mengembalikan sertifikat, dan pihak BPRS Fajar Sejahtera Bali memberi konpensasi karena sebelumnya Pak Syahdan telah melakukan pembayaran atas tanah tersebut,” terangnya.

Ditanya konpensasi yang diberikan BPRS Fajar Sejahtera Bali sepadan apa tidak?, Nasution menyatakan pihaknya lebih mengedepankan proses perdamaian, meskipun nilainya jauh jika dibandingkan dengan objek.

“Bicara perdamaian tentu bicara hati dan kami menilai kepuasan para pihak jauh lebih besar, artinya saling membuka dan saling menerima, meski dibandingkan antara harga tanah dengan konpensasi cukup berbeda,” tuturnya. (agw)

BACA JUGA:  Putri Koster Ajak Anggota WHDI Untuk Berinovasi di Tengah Pandemi