Polisi akan Buka Kembali Kasus Munarman FPI yang Diduga Fitnah Pecalang

Tokoh FPI Munarman (baju batik) saat diperiksa penyidik Polda Bali beberapa tahun silam. (FOTO : dokumentasi Agung Widodo)

Beritabalionline.com – Kasus dugaan fitnah terhadap pecalang oleh Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman yang sebelumnya mengendap cukup lama akan dibuka kembali.

“Kasus itu (Munarman) akan ditindaklanjuti dan digelar di Mabes Polri, apakah nanti kasusnya ditarik ke Mabes Polri atau kita yang menangani, kita masih menunggu petunjuk,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Danu Jayan Putra, Rabu (30/12/2020) di Denpasar.

Ditanya apakah Munarman akan dipanggil ke Polda Bali, Kapolda menjawab saat ini belum lantaran menunggu petunjuk Mabes Polri.

Pun disinggung kendala penanganan padahal Munarman sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 2017 silam, Kapolda menegaskan tidak ada kendala apapun.

“Sekarang ini kan masih berproses, jadi kita tunggu dulu perkembangannya nanti,” tuturnya.

Munarman ditetapkan sebagai tersangka dugaan fitnah terhadap pecalang.

Di mana saat itu Munarman dianggap melakukan fitnah dengan mengatakan bahwa di Bali ada pecalang melempar rumah dan melarang umat Islam melakukan sholat Jum’at.

Tokoh FPI ini terakhir datang memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Bali, Senin (13/2/2017) sekitar pukul 17.15 Wita. Setelah itu kasusnya seolah lenyap ditelan bumi. (agw)

BACA JUGA:  Kuasa Hukum Jerinx Sempat Temui Ketua IDI Bali, dr Putra Sebut Tak Bisa Cabut Laporan karena Mandat Organisasi