Pangdam Udayana Sebut Kasus Covid-19 di Bali Meningkat karena Warga Mulai Jenuh dan Abaikan Prokes

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Pelanggaran protokol kesehatan tidak saja dilakukan masyarakat lokal, namun juga banyak dilakukan warga asing yang ada di Bali. Kondisi ini terungkap saat petugas melakukan operasi yustisi terkait pencegahan Covid-19.

“Karena banyaknya warga negara asing yang tidak taat, kami akan mengajak petugas imigrasi dan mungkin mulai malam ini mereka mendampingi kita sehingga komunikasi dapat lebih baik dengan para warga asing tersebut,” kata Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Selasa (29/12/2020) di Denpasar.

Terkait tindakan apabila ditemukan warga asing yang membandel, Pangdam menyatakan jika sesuai Pergub, masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker dikenakan denda Rp100 ribu.

Ditanya penyebab masih tingginya kasus Covid-19 di Bali sementara pemerintah, TNI, Polri dan institusi terkait gencar melakukan berbagai upaya, Pangdam menyatakan hal itu tak terlepas dari kurang disiplinnya masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan.

“Membuat masyarakat bisa taat protokol kesehatan Covid ini memang agak-agak sulit karena kadang masyarakat melepas masker, padahal barang ini berbahaya,” ucapnya.

Hal lain yang membuat kasus Covid di Bali terus naik yakni dikarenakan masyarakat sudah mulai mengalami kejenuhan sehingga mengabaikan protokol kesehatan.

“Padahal nggak boleh jenuh, harus terus menerapkan protokol kesehatan meskipun nantinya akan ada vaksin, tetap kita harus menerapkan 3 M,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Wagub Cok Ace: Hindari Politisasi Agama Jelang Pemilu 2019