Korban Pembunuhan Teller Bank Dinyatakan Positif Covid, Jenazah Tak Diotopsi

Jenazah teller bank yang tewas mengenaskan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Jenazah teller bank bernama Ni Putu Widiastuti (25) yang tewas karena dibunuh tidak dilakukan otopsi lantaran korban dinyatakan positif Covid-19.

“Tidak bisa dilakukan otopsi dan hanya visum luar oleh dokter karena dari hasil test swab, korban terindikasi Covid,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Rabu (30/12/2020) di Denpasar.

“Tetapi dari hasil visum luar ditemukan luka-luka yang dari kesipulan dokter, luka tersebut yang mengibatkan kematian korban,” sambungnya saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus pembunuhan.

Dalam kasus ini polisi dikatakan telah memintai keterangan 6 orang saksi termasuk pacar korban bernama Gede Hara Yogiswara (25).

Ditanya apakah korban sempat diperkosa lantaran saat ditemukan hanya mengenakan BH dan celana pendek, Kapolresta menjawab masih dalam penyelidikan.

Kombes Jansen menambahkan, untuk mengungkap kasus ini tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar dikerahkan.

Diberitakan sebelumnya, Putu Widiastuti tewas mengenaskan dengan puluhan luka benda tajam di dalam rumahnya Jalan Kerta Negara, Gang Widura No. 24, Banjar Pohgading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Senin (28/12/2020) sekitar pukul 08.30 Wita.

Selain menghabisi nyawa korban, pelaku yang masih dalam penyelidikan membawa sepeda motor Scoopy dan sejumlah uang milik korban.

Dari keterangan salah satu warga setempat, ia sempat mendengar suara pintu gerbang rumah korban kebuka dan suara sepeda motor jenis matic keluar dari rumah korban, Senin (28/12/2020) sekitar pukul 01.00 Wita. (agw)

BACA JUGA:  Curi Motor di Grand Bali Beach, Betis Pelaku Dihadiahi Timah Panas