Hari Ini, Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Bertambah 98 Orang, Meninggal 3 Orang

Update data Covid-19 di Bali per Minggu, (27/12/2020).

Beritabalionline.com –  Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat ada penambahan pasien sembuh Covid-19 di Bali per Minggu (27/12/2020) sebanyak 98 orang, meninggal dunia 3 orang, dan terkonfirmasi positif bertambah 66 orang (62 orang melalui transmisi lokal dan 4 pelaku perjalanan dalam negeri).

Dengan adanya tambahan pasien Covid-19 yang sembuh pada hari ini maka secara kumulatif pasien yang sudah sembuh bersih dari virus corona di Bali menjadi 15.662 orang (91,60%), meninggal dunia menjadi 504 orang (2,95%), dan terkonfirmasi positif menjadi  17.099 orang.

Sehingga, kasus aktif per hari ini menjadi 933 orang (5,46%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengatakan sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang sanksi administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp100.000 bagi perorangan, dan Rp 1.000.000 untuk pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19, kata dia, merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

“Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan di manapun berada,” sarannya.

Dewa Indra juga mengingatkan pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker di manapun terutama saat berada di tengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

BACA JUGA:  Kasus Lakalantas di Denpasar Didominasi Pengendara Motor

“Tetaplah waspada dan patuh  jalankan protokol kesehatan di manapun kita berada. Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita. Terus patuhi 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun) dan dukung upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment) dari pemerintah,” tutup dia. (ist)