Menolak Dibawa ke Rumah Sakit, WN Australia Meregang Nyawa di Kamar Hotel

Polisi melakukan olah TKP di kamar hotel WN Australia meninggal dunia. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pria warga negara asing bernama Edward Rowland Purcell (71) meninggal dunia di dalam kamar Hotel Baleka Jalan Werkudara, Kelurahan Legian Kaja, Kuta, Badung.

“Korban merupakan warga negara Australia,” terang Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Sabtu (26/12/2020) di Mapolresta Denpasar.

Korban yang merupakan pensiunan di negaranya ini tinggal di TKP bersama istrinya bernama Ni Ketut Marniasih (46).

Dari keterangan Marniasih, sebelum meninggal korban sempat minta ke kamar mandi, Jumat (25/12/2020) 18.25 Wita. Namun belum sampai, korban terlihat lemas dan jongkok di depan pintu.

Marniasih yang mengetahui lalu mendudukkan korban dan badannya disandarkan di tembok kamar.

“Saksi sempat menawarkan korban untuk diajak ke rumah sakit, namun korban menolak karena mau berobat di Australia,” terang Kasubbag Humas.

Melihat kondisi korban sudah lemah, saksi keluar kamar untuk mencari bantuan karyawan hotel. Ketika saksi dan karyawan tiba di kamar, korban sudah tidak bernapas.

Petugas medis dari RS BIMC Kuta yang datang kemudian memeriksa kondisi korban. Setelah dicek oleh dokter, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kepada petugas Marniasih menerangkan, korban sebelumnya mempuyai riwayat sakit jantung dan sempat operasi pemasangan ring jantung.

Selain itu, pemilik paspor dengan nomor PA5227240 ini juga dikatakan memiliki riwayat penyakit lain yakni diabetes dan hipertensi.

“Dari keterangan saksi, setiap selesai minum obat korban merasa sesak nafas. Pada tanggal 17 Desember lalu korban juga menjalani rapid test dengan hasil non reaktif,” tutur Iptu Sukadi.

Dijelaskan pula, hasil pemeriksaan, tim Inafis Polresta Denpasar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

BACA JUGA:  Kerahkan Water Cannon, Polresta Denpasar Semprotkan Disinfektan di Jalan Protokol

“Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban perlu dilakukan tindakan outopsi oleh dokter forensik. Saat ini tengah dilakukan koordinasi dengan pihak konsulat Australia untuk proses pemulangan jenazah korban,” ucap Kasubbag Humas. (agw)