Wagub Cok Ace: Walau Dibuka untuk Wisdom, Bali Ketat Terapkan Protokol Kesehatan

Wakil Gubernur Bali, Tjokorde Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace). (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menegaskan, walaupun Bali sudah dibuka untuk wisatawan domestik sejak Juli 2020 lalu, tetapi tidak mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Wagub Cok Ace mengatakan hal itu saat menjadi salah satu narasumber wawancara pariwisata dengan TVRI Sumatera Selatan secara online melalui aplikasi Skype dari Kantor Diskominfos Provinsi Bali, Kamis (24/12/2020).

“Bali telah melakukan penerapan protokol kesehatan, baik untuk destinasi wisata maupun sarana akomodasi seperti hotel, vila maupun restoran,” ucap penglingsir Puri Ubud ini, yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali.

Wagub melanjutkan, dalam penerapan Cleanliness, Health, Safety, Environment (CHSI) ini telah dilakukan sertifikasi baik oleh Pemprov Bali maupun kabupaten/kota di Bali, sehingga baik destinasi wisata maupun hotel telah memenuhi standar penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid 19.

Terkait libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa sesuai arahan Pemerintah Pusat maka Pemerintah Provinsi Bali telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Bali No. 2021 Tahun 2020 yang mengatur tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Natal dan Menyambut Tahun Baru.

Dimana salah satunya, turut Wagub Cok Ace, mengatur tentang kewajiban menunjukkan hasil tes PCR negatif bagi wisatawan yang akan ke Bali melalui jalur udara dan wajib hasil Rapid Antigen negatif bagi yang melalui jalur darat/pelabuhan.

“Pengetatan ini dilakukan tidak hanya semata-mata demi keamanan dan keselamatan masyarakat Bali, tetapi juga untuk keamanan dan keselamatan para wisatawan yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia yang berwisata ke Bali,” ucapnya.

BACA JUGA:  Di Tengah Gempuran Covid-19, Perajin Bokor Batok Kelapa di Bali Mencoba Bertahan

Wagub meminta kepada para wisatawan yang berkunjung ke Bali selama libur Natal dan Tahun Baru agar menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan tidak perlu merasa khawatir karena destinasi wisata maupun akomodasi wisata di Bali telah menerapkan dan tersertifikasi CHSE. (ist)