Operasi Pencarian Penyelam yang Hilang di Perairan Gili Tepekong Dihentikan

Operasi pencarian di hari terakhir penyelam yang hilang di Perairan Gili Tepekong, Karangasem. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Operasi pencarian penyelam bernama I Gede Surya Risuana (26) yang hilang saat melakukan penelitian bawah laut di Perairan Gili Tepekong, Kabupaten Karangasem oleh Basarnas Bali dihentikan.

“Korban belum ditemukan, namun sesuai prosedur operasi SAR dihentikan setelah 7 hari dilakukan,” kata Kasi Ops Basarnar Bali Anak Agung Alit S., Sabtu (19/12/2020) di Denpasar.

Belakangan diketahui bahwa penyelam yang hilang tersebut merupakan salah satu staf Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali.

“Iya benar, informasi yang kami terima jika yang bersangkutan merupakan staff Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali,” tuturnya.

Sebelum operasi dihentikan, Basarnas Bali menggelar pertemuan dengan pihak keluarga. Di sana dijelaskan pencarian tidak memungkinkan untuk dilanjutkan lantaran sudah sesuai prosesdur.

“Kami meyakini sesuai prosedur yang kami miliki atau protap di kantor kami. Namun kita sampaikan juga bahwa operasi bisa dibuka kembali jika ditemukan tanda-tanda keberadan korban,” ujarnya.

“Nendengar penjelasan, pihak keluarga akhirnya menerima dan mengapresiasi apaya yang dilakukan oleh tim SAR gabungan,” sambungnya.

Dijelaskan pula, sebelum Operasi SAR dihentikan, Jumat (18/12/2020), tim SAR gabungan masih berupaya melakukan pencarian dengan mengerahkan SRU laut, darat dan udara mulai pagi hari.

Tak kurang dari 40 tim gabungan berasal dari Basarnas Bali, Dit Samapta Polda Bali, Dit Polair Polda Bali Pos Padangbai, TNI AL Pos Candidasa, Polair Polres Karangasem, SPKKL Bakamla Bali, Balawista, World Wide Fund For Nature, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat terlibat dalam pencarian. (agw)

BACA JUGA:  Koster Dukung Pelestarian Bahasa Bali Melalui Teknologi Digital