Satgas Covid-19 Sebut Restoran Paling Tidak Patuh Terapkan Prokes Pakai Masker

Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19,  Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito, melaporkan pihaknya telah memantau penerapan protokol kesehatan di 6,5 juta titik di 34 provinsi di Indonesia.

Pemantauan dilakukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 daerah bersama relawan dalam sepekan terakhir. Hasilnya, restoran atau kedai paling tidak patuh menerapkan protokol kesehatan memakai masker. Persentase ketidakpatuhannya mencapai 29,4 persen.

“Dari data dapat dilihat lokasi dengan ketidakpatuhan memakai masker tertinggi yaitu lokasi kerumunan. Pertama, restoran atau kedai sebesar 29,4 persen,” ujarnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (17/12/2020).

Kedua adalah lingkungan rumah, persentase ketidakpatuhannya mencapai 20,4 persen. Ketiga tempat olah raga publik atau RPTRA sebesar 19 persen.

“Keempat jalan umum 15,6 persen dan lainnya 13,4 persen,” sambungnya.

Selain itu, hasil pemantauan juga menunjukkan, jumlah kabupaten dan kota yang tidak patuh menerapkan protokol kesehatan menurun. Ini artinya, kabupaten dan kota yang patuh menerapkan protokol kesehatan meningkat.

“Secara umum dapat disimpulkan bahwa daerah sudah mulai mematuhi dan disiplin dalam menggunakan masker yang tercermin dari penurunan daerah dengan kategori patuh dan kurang patuh. Serta peningkatan daerah yang masuk dalam kategori patuh dan sangat patuh,” kata dia.

Meski demikian, Wiku meminta kepala daerah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 daerah terus memantau pelaksanaan protokol kesehatan. Bila ditemukan lokasi yang tidak mematuhi protokol kesehatan maka bisa diberikan sanksi.

“Berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya. (itn)

BACA JUGA:  Jenguk Ani Yudhoyono, Jokowi dan Iriana Disambut SBY dan AHY