Puluhan Warga Gelar Aksi Damai Tolak Paham Radikalisme Masuk Bali

Aksi damai di Lapangan Renon, Denpasar. (Foto : ist)

Beritabalionline.com – Puluhan warga masyarakat yang menamakan diri Aliansi Nasionalis Bali Tolak Radikalism menggelar aksi damai di depan Lapangan Bajra Sandi, Renon, Denpasar Timur.

“Kami menolak revolusi akhlak yang digembar-gemborkan oleh Habib Rizieq,” kata Gus Yadi selaku koordinator aksi dalam orasinya, Jumat (27/11/2020) di Denpasar.

Aksi damai yang diikuti Patriot Garuda Nusantara (PGN), GP Ansor dan Banser Kota Denpasar, GP Ansor Kabupaten Badung, DAG (Demi Anak Generasi) Bali, PMII BALI, IPNU (Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama) Denpasar, dan Pagar Nusa PC Denpasar awalnya berlangsung di Parkir Timur Lapangan Renon.

Setelah itu, peserta aksi yang berjumlah sekitar 50 orang ini berjalan kaki menuju pintu masuk Monumen Bajra Sandhi untuk kembali berorasi.

Gus Yadi mengatakan, aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap FPI dan sebagai bentuk dukungan kepada aparat TNI/Polri dalam menghadapi serta memerangi ormas radikal.

Panglima Komando PGN Wilayah Bali ini juga meminta para simpatisan FPI di Bali untuk tidak berbuat ulah lantaran kehidupan masyarakat di Bali sudah tenang.

“Keharmonisan antar umat beragama sudah terjaga, jadi jangan coba coba ganggu Bali, jangan coba coba usik Bali,” ucapnya bersama Ketua PGN Wilayah Bali Daniar Trisasongko.

“Kita tidak akan mundur apabila ada kelompok-kelompok yang ingin merusak Indonesia, kita akan lawan. Kami menolak keberadaan FPI dan paham khilafahnya,” tegasnya.

Meski berlangsung aman, puluhan aparat kepolisian dari Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Timur dikerahkan untuk menjaga jalannya aksi. (agw)

BACA JUGA:  250 Pedagang si Pasar Galiran Tidak Datang Rapid Tes