Update Data Covid-19 di Bali, Jumlah Pasien Sembuh Lebih Banyak Dibanding Kasus Positif

Update data Covid-19 di Provinsi Bali per Rabu (18/11/2020).

Beritabalionline.com – Perkembangan pandemi Covid-19 di Provinsi Bali, Rabu (18/11/2020) mencatat kasus sembuh kembali lebih banyak dibanding positif. Jumlah Sembuh sebanyak 85 orang, terkonfirmasi positif 69 orang (transmisi lokal) dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif, terkonfirmasi positif 12.917 orang, sembuh 11.838 orang (91,65%), dan  meninggal dunia 408 orang (3,16%).

Sementara kasus aktif per hari ini menjadi 671 orang (5,19%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.

Ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Tetaplah waspada dan patuh jalankan protokol kesehatan dimanapun kita berada. Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita. (ist)

BACA JUGA:  Bupati Mahayastra: Tinggal Nunggu Izin Gubernur, Gianyar Siap Sambut "New Normal"