Hari Ini, Kasus Sembuh Covid-19 di Denpasar Bertambah 27 Orang, Positif 24

I Dewa Gede Rai.

Beritabalionline.com – Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar, Rabu (18/11/2020) menjelaskan, kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan sehingga GTPP tetap memberikan perhatian serius bagi wilayah yang kasusnya yang cukup tinggi.

“GTPP Covid-19 Kota Denpasar masih menemukan adanya kasus positif dan kasus sembuh Covid-19. Pada Rabu (18/11/2020) diketahui kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 27 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 24 orang yang tersebar di 17 wilayah desa/kelurahan. Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, kasus positif bertambah 24 orang dan kasus sembuh bertambah 27 orang,” ujarnya.

Berdasarkan data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif tercatat mengalami lonjakan di dua wilayah desa/kelurahan yakni Kelurahan Sesetan yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 4 kasus baru. Disusul Desa Sidakarya yang mencatatkan penambahan kasus sebanyak 3 orang. Selain itu, Kelurahan Penatih dan Desa Sanur Kaja turut mencatatkan penambahan sebanyak 2 kasus. Sedangkan 13 desa/kelurahan lainya mencatatkan penambahan kasus msing-masing 1 orang dan sebanyak 26 desa/kelurahan nihil penambahan kasus.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, beragam upaya akan terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian sehingga bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius GTPP Covid-19 Kota Denpasar.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai.

BACA JUGA:  Percepat Layanan Pertanahan, Kementerian ATR Gagas Program Transformasi Digital

Dengan demikian, secara kumulatif  perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukkan angka kasus positif tercatat sebanyak 3.568 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 3.321 orang (93,08 persen), meninggal dunia sebanyak 82 orang (2,30 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 165 orang (4,62 persen).

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.  “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (hms)