Satgas Covid Sebut Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Rendah dari Rata-rata Dunia

Ilustrasi sebaran Covid-19 di dunia. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Meski penambahan terjadi setiap hari, kasus aktif positif Covid-19 di Indonesia lebih rendah dari rata-rata kasus di dunia. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito.

“Indonesia terus meningkatkan penanganan pandemi Covid sehingga kondisinya cenderung lebih baik dari rata-rata dunia,” ucapnya, Jumat (14/11/2020) di Jakarta.

Wiku menerangkan data per 12 November 2020, jumlah kasus aktif 55.274 atau 12,22 persen, di mana kasus aktif dunia berada di angka 27,60 persen. Jumlah kasus sembuh di Indonesia pada saat ini 382.084 atau 84,5 persen, di mana kasus sembuh dunia menurun yaitu 69,93 persen.

“Untuk jumlah kasus meninggal kumulatif sebanyak 14.933 atau 3,3 persen di mana kasus meninggal dunia sebesar 2,45 persen,” tuturnya.

Wiku mengajak semua pihak untuk menjadikan data-data yang disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 sebagai acuan dalam mengendalikan pengendalian Covid-19.

“Melalui data kasus positif, angka kesembuhan dan kematian, kita bisa menentukan prioritas penanganan untuk dapat mengendalikan penyakit ini sehingga semua yang sakit menjadi sembuh, tidak ada lagi yang meninggal, dan tidak ada kasus baru lagi,” ujarnya.

Ia lantas mengingatkan bahwa bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional ke-56, Kamis (12/11/2020) hendaknya dijadikan momentum untuk bersyukur atas nikmat sehat dari yang maha kuasa.

“Kita perlu jadikan perayaan tahun ini sebagai bentuk refleksi betapa pentingnya kesehatan untuk manusia sebagai modal agar bisa tetap produktif. Untuk itu mari kira semarakkan peringatan kali ini dengan menjaga diri dan menjaga keluarga dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas,” pesannya. (agw)

BACA JUGA:  Rektor IPB Sebut Penanganan COVID-19 Butuh Gerakan Sosial Luar Biasa