Pemlab Klungkung Raih Penghargaan Kemendagri Kinerja Sangat Tinggi dari

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, memegang penghargaan LPPD 2018, di ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung. (foto: ist)

Beritabalionline.com –  Pemkab Klungkung meraih piagam penghargaan atas prestasi penyelenggaraan pemerintah daerah dengan skor 3,2897 dan status kinerja sangat tinggi.

Prestasi ini berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) 2018. Penghargaan tersebut diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, setelah dikirim langsung oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung pada, Kamis, (12/11).
Beberapa indikator penilaian dalam LPPD itu yakni manajemen penyelenggaraan pemerintah daerah meliputi; tataran pengambilan kebijakan, pelaksanaan kebijakan dalam tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat.
Bupati Suwirta menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penghargaan tersebut. Karena penghargaan seperti ini menunjukkan kinerja Pemkab Klungkung yang telah berhasil memenuhi ekspektasi masyarakat dalam menyelenggarakan pemerintahan yang bersih.
“Kami pikir tidak ada penilaian. Kami bersama team work hanya kerja saja dengan mengutamakan pelayanan dan kinerja ke masyarakat, karena itu yang paling penting,” ujar Bupati Suwirta dengan raut wajah gembira, didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, dan Kabag Humas dan Protokol Ketut Suayadnya.
Bupati Suwirta mengatakan penghargaan bukan segala-galnya. “Tetap bekerja maksimal berikan pelayanan ke masyarakat. Mudah-mudahan dengan penghargaan ini semakin memacu kita untuk bekerja lebih keras lagi dalam membangun Kabupaten Klungkung,” harap Bupati Suwirta.

Untuk diketahui, Pemkab Klungkung menerima deretan prestasi pada tahun 2020. Klungkung sukses meraih prestasi bergengsi, masuk 10 besar daerah dengan katagori perencanaan dan pencapaian daerah tingkat kabupaten dalam penyelenggaraan pembangunan daerah 2020. Klungkung satu-satunya kabupaten di Bali mendapatkan penghargaan ini.

Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional RI /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Sukses mengawinkan dua prestasi bergengsi tersebut, Kabupaten Klungkung pun diberikan reward berupa penambahan Dana Insentif Daerah (DID).
Tahun 2020 sebesar Rp 37 miliar. Tahun 2021, DID bertambah menjadi Rp 60 miliar. “Dalam membangun itu kuncinya ada dua hal, pertama mengatasi masalah, kedua menggali potensi. Masalah kita atasi dengan kerja sama team work yang kuat. Sedangkan potensi harus dikelola semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati I Nyoman Suwirta.
Sekda Klungkung Gede Putu Winastra menambahkan, konsistensi Pemkab Klungkung dalam memanfaatan kecanggihan informasi tehnologi (IT) sangat berpengaruh terhadap perencanaan pembangunan di Klungkung. Karena sistem sudah dibangun sedemikian rupa. “Sehingga sangat membantu dalam perencanaan,” ujar Sekda Winastra. (tim)
BACA JUGA:  GMKI Denpasar Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar, Aparat Diminta Tingkatkan Keamanan