Izin Tinggal Habis, WN Nigeria Ditangkap Petugas Imigrasi Denpasar

Warga Nigeria yang diamankan petugas imigrasi lantaran izin tinggalnya habis. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Bali mengamankan seorang imigran asal Nigeria bernama Julius Obiefuna Obiwulu (34).

“Orang asing tersebut tadi pukul 10.00 Wita langsung diperiksa di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Denpasar,” terang Humas Kanwilkumham Bali Surya Dharma, Jumat  (13/11/2020) di Denpasar.

Sebelumnya petugas imigrasi memperoleh informasi dari masyarakat akan adanya warga asing tinggal di sebuah rumah kos Jalan Ciungwanara VI No.15, Denpasar Selatan.

Informasi ditindaklanjuti dengan mendatangi kamar nomor 7 yang ditempati warga asing dimaksud, Rabu (11/11/2020).

“Hasil pemeriksaan, izin tinggalnya telah habis masa berlaku sejak 1 Feburai 2020 dan tidak diperpanjang oleh warga asing tersebut,” ungkapnya.

Surya Dharma menerangkan, Julius Obiefuna Obiwulu datang ke Indonesia pada tahun 2019 silam dengan menggunakan Visa Kunjungan Sosial Budaya. Tujuannya saat itu untuk mengunjungi keluarganya bernama Solomon yang sudah menikah di Jakarta.

Julius sendiri datang ke Bali pada 28 Januari 2020 dengan tujuan mendapatkan Visa Timor Leste. Namun untuk mendapatkan visa, ia diminta datang ke Kupang guna mendapatkan Visa Timor Leste.

Dikarenakan pandemi Covid, Julius tidak jadi berangkat ke Kupang dikarenakan karyawan di sana dirumahkan dan perkantoran setempat ditutup.

“Yang bersangkutan mengira bahwa kantor imigrasi juga tutup dan tidak bisa kembali ke Nigeria karena terjadi krisis di negaranya, sehingga ia memilih bertahan hidup sendirian di Bali,” jelasnya.

Selama di Bali, warga asing tersebut tidak pernah menghubungi pihak Konsulat Nigeria di wilayah Indonesia karena tidak memiliki kontaknya.

Di sisi lain, Julius tidak memiliki pekerjaan atau bisnis di Indonesia, ia hanya mengandalkan uang dari bisnis baju di negaranya serta uang Rp2,5 juta perbulan dari temannya di Nigeria.

BACA JUGA:  Kapolda Tutup Latihan Pengenalan Kemampuan Fungsi Brimob

“Dia juga kehilangan kontak dengan kerabatnya di Jakarta dan keluarganya yang di Nigeria,” papar Surya Dharma.

Usai diambil keterangan di Kantor Imigrasi, Julius kemudian ditahan di Rudenim Denpasar karena dianggap melanggar keimigrasian sesuai dengan Pasal 78 Ayat 3 UU.No 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

“Dalam pasal disebutkan bahwa orang asing pemegang izin tinggal yang telah berakhir masa berlakunya dan masih berada dalam wilayah Indonesia lebih dari enam puluh hari dari batas waktu izin tinggal dikenai tindakan administrarif keimigrasian berupa deportasi dan penangkalan,” tutup Surya Dharma. (agw)