Peringatan Hari Pahlawan di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Kata Danrem Wira Satya

Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Peringatan Hari Pahlawan adalah momentum untuk mengenang sejarah perjuangan Pahlawan Nasional Bung Tomo saat melaksanakan pertempuran di Surabaya pada 10 November 1945 silam.

“Peristiwa 75 tahun yang lalu di Kota Surabaya adalah bentuk perlawanan sejati bangsa Indonesia yang dilakukan arek-arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan melawan kolonial, dalam hal ini sekutu yang dibonceng NICA untuk kembali menguasai Indonesia pasca Kemerdekaan 17 Agustus 1945,” kata Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, Senin (9/11/2020) di Denpasar.

“Kita bisa menunjukkan bahwa kemerdekaan yang kita peroleh bukanlah perjuangan mudah dan harus kita pertahankan. Sikap kepahlawanan yang sejati dengan penuh patriotik telah mampu memberikan perlawanan yang sepadan kepada kolonial dan hasilnya sangat diakui,” lanjutnya terkait memaknai hari pahlawan.

Menurutnya, semangat juang para pahlawan harus bisa memotivasi dan memberikan energi bagi bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik.

Oleh karena itu tugas seluruh elemen bangsa adalah merawat dan memelihara hasil-hasil perjuangan para pendahulu di antaranya dengan mengisi pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan, kemakmuran dan kesejahteraan semua.

“Di saat dengan segala kesusahan, keterbatasan, ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan para pahlawan mampu berbuat terbaik dan maksimal yang diwariskan kepada kita saat ini. Seyogyanya kita yang saat ini hidup dengan segala kemudahan walaupun tantangannya juga tidak ringan maka harusnya bisa berbuat sepadan dan lebih baik,” ungkap Danrem.

Danrem lalu mengilustrasikan jika para pahlawan zaman dulu berjuang mengangkat senjata dan berkorban jiwa raga demi mempertahankan harga diri bangsa dalam sebuah kemerdekaan, maka masyarakat yang sekarang tidak lagi mengangkat senjata harus juga mampu mengisi pembangunan, menjaga integritas persatuan dan kesatuan bangsa.

BACA JUGA:  Aplikasi Badung Smart City Cara Mudah Akses Informasi Badung

Ditambahkan pula, peringatan Hari Pahlawan tahun ini tentu dalam suasana berbeda, di mana saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19.

Setidaknya dalam konteks Hari Pahlawan dalam menghadapi pandemi Covid-19 papar Danrem, setiap orang bisa menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri dan juga akan berarti bagi orang lain dan lingkungannya.

“Kita sebagai warga masyarakat dan sebagai individu dapat melakukan sumbangsih melalui kepatuhan terhadap apa yang sudah diinstruksikan dan diimbau oleh pemerintah dalam menghadapi dan melawan Covid-19. Tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan penerapan pola 3M sebaik-baiknya yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tegas Danrem. (agw)