WN Bangladesh Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia

Warga negara Bangladesh dideportasi karena melanggar keimigrasian. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Rumah Detensi Imigrasi Denpasar mendeportasi seorang warganegara Bangladesh berinisial MS karena melanggar Pasal 75 ayat 1 UU Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

“Yang bersangkutan tidak dapat menunjukan dokumen perjalanan dan izin tinggal yang sah,” terang Humas Kanwilkumham Bali Surya Dharma, Kamis (5/11/2020) di Denpasar.

Dari catatan kata Surya Dharma, warga asing tersebut datang ke Indonesia pada 9 April 2019. Ia kemudian ditangkap di Bima, NTB oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas III Bima.

Proses selanjutnya, MS diserahkan ke Rudenim Denpasar untuk dilakukan pendetensian dan ditahan sejak tanggal 31 Oktober 2019.

“Dia langsung ditahan di Rudenim Denpasar dalam rangka menunggu proses pedeportasian ke negara asalanya,” jelasnya.

Setelah 13 bulan mendekam di tahanan Rudenim Denpasar, MS akhirnya dideportasi pada tanggal 4 November 2020 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Selain dideportasi, MS juga diusulkan penangkalan ke Direktorat Jederal Imigrasi,” kata Surya Dharma. (agw)

BACA JUGA:  Gelar Mimbar Bebas, PDIP Laporkan Kasus Pembakaran Bendera Partai ke Polda Bali