Puluhan Pendemo Geruduk Kantor DPD RI di Denpasar, Senator “AWK” Dihadiahi Bogem Mentah

Puluhan warga demo di Kantor DPD RI di Denpasar diwarnai kericuhan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Aksi demo yang dilakukan puluhan warga di Kantor DPD RI, Denpasar,  Rabu (28/10/2020) diwarnai insiden pemukulan terhadap anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Wedasteraputra Suyasa alias AWK.

“Jangan main pukul, mundur,” teriak petugas kepolisian yang melakukan pengamaman di Kantor DPD RI Provinsi Bali Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar Timur.

Sebelum aksi pemukulan terjadi, pendemo yang diketahui berasal dari Perguruan Sandhi Murthi bersama perwakilan masyarakat Nusa Penida ini sudah terlihat emosi saat baru tiba Kantor DPD RI.

Dengan mengenakan pakaian adat madya (ringan) warna hitam, pendemo berjumlah kurang lebih 30 orang ini datang untuk minta klarifikasi atas ucapan AWK yang dianggap menghina masyarakat Nusa Penida.

Untuk menghindari bentrokan antara pendemo dengan pendukung AWK yang sejak semula berada di dalam gedung, pihak keamanan kantor menutup pintu pagar.

Namun peserta demo tetap bertahan di luar gedung sembari berorasi. Kurang lebih 30 menit kemudian, AWK keluar untuk menemui pendemo dengan pengawalan petugas kepolisian serta pendukungnya.

Situasi akhirnya memanas, beberapa pendemo kemudian melayangkan pukulan dan mengenai kepala AWK.

Melihat itu, petugas kemudian mengamankan AWK dengan membawanya masuk ke Kantor DPD RI.

AWK sendiri kepada awak media menerangkan jika sebelumnya ia sudah membuat janji untuk bertemu peserta aksi di ruangannya sekitar pukul 12.00 Wita.

“Ruangan sudah saya siapkan untuk bisa menemui mereka dan mendengarkan aspirasi mereka. Saya sudah menunggu lebih dari 20 menit tapi setelah mereka datang, saya ajak masuk ke dalam mereka tidak mau,” ucapnya.

Atas insiden tersebut WAK mengatakan akan melaporkan pemukulan yang dialaminya ke Mapolda Bali. (agw)

BACA JUGA:  PKK Gianyar Bantu Kader Terdampak Covid-19