Wagub Bali Ingatkan Warga dan Wisatawan Tetap Ikuti Prokes saat Libur Panjang

Wakil Gubernur Bali, Cok Ace. (FOTO : Hms)

Beritabalionline.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengajak masyarakat Bali (lokal dan wisatawan) untuk tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang berlaku, apalagi saat libur panjang yang akan datang. Hal ini disampaikan Cok Ace saat wawancara di ruang kerjanya, Senin (26/10/2020).

Wagub menegaskan, Pemerintah Provinsi Bali dan sejumlah industri pariwisata di Pulau Dewata wajib menyiapkan fasilitas protokol kesehatan baik itu wastafel untuk mencuci tangan dan sabun, menyiapkan hand sanitizer dan penggunaan masker serta jaga jarak untuk menyambut kunjungan wisatawan yang datang.

Penerapan menjaga jarak juga wajib diutamakan saat berada di salah satu obyek daya tarik wisata, karena kerumunan menjadi indikasi penyebaran dan munculnya klaster baru.

“Untuk meminimalisir peningkatan jumlah pasien positif Covid-19, pemerintah terus berupaya mengedukasi masyarakat luas untuk patuh dan sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan (khususnya 3M yakni senantiasa  mengunakan masker dengan benar, menjaga jarak hindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun atau cairan pembersih tangan dalam setiap kegiatan pendidikan),” ujarnya.

Wagub yang juga Ketua Tim Percepatan Penanganan Dampak dan Pemulihan Ekonomi akibat Covid-19 Provinsi Bali ini menegaskan, hingga saat ini masyarakat Bali memiliki kesadaran yang tinggi untuk menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan, sehingga tingkat penularan dapat dikendalikan.

“Jika ada seseorang yang melihat warga yang lupa menggunakan masker maka kita wajib ikut mengingatkan dan memberikannya masker untuk digunakan, agar antar warga mampu untuk saling menjaga dan melindungi,” ungkap Wagub Cok Ace.

Pembentukan tim sesuai SK Gubernur Bali Nomor 274 tahun 2020 ini dipandang mendesak karena Covid-19 telah menimbulkan dampak sosial, pariwisata, dan ekonomi yang harus segera diatasi untuk memulihkan kehidupan dan penghidupan masyarakat dalam mewujudkan keharmonisan alam, krama, dan budaya Bali sesuai visi Pembangunan Daerah Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

BACA JUGA:  Hujan Disertai Angin Kencang, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Pohon Tumbang

Bantuan hibah yang diberikan pemerintah pusat sebesar Rp1,2 triliun diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga mengembalikan daya jual beli di tengah masyarakat umum, demikian Wagub Cok Ace.  (ist)