Lagi Dua Pasien Covid-19 di Bali Meninggal, Angka Kesembuhan Capai 89,35 Persen

Update data Covid-19 di Provinsi Bali per Selasa (20/10/2020).

Beritabalionline.com – Kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Bali per hari Selasa (20/10/2020) tercatat 75 orang. Sedangkan pasien sembuh sebanyak 105 orang dan pasien yang meninggal dunia 2 orang.

Dengan adanya penambahan kasus baru 75 orang, maka jumlah kasus secara kumulatif menjadi 10.955 orang. Sedangkan dengan adanya 105 pasien sembuh, maka total pasien sembuh menjadi 9.788 orang atau 89,35 persen dari total pasien positif.

Adapun dengan penambahan 2 pasien meninggal dunia, maka Covid-19 di Bali telah merenggut sebanyak 351 nyawa di Pulau Dewata sejak kasus ini merebak Maret 2020 silam atau 3,20 persen dari total pasien positif. Tiga pasien yang meninggal hari ini 1 orang berasal dari Kabupaten Jembrana, dan 1 orang lagi dari Buleleng.

Kasus Aktif per hari ini menjadi 816 orang (7,45 persen), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Upaya pengendalian dan pencegahan ini bukan hanya tugas Pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.

Untuk memutus rantai penularan Covid-19 maka keramaian dalam bentuk tajen disetiap Desa Adat harus dihentikan sementara serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan, dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Tegas Tolak Reklamasi Teluk Benoa dan Bersurat ke Presiden Jokowi

Terkait hal itu masyarakat diimbau untuk mendukung upaya Pemerintah, dengan displin melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini. *ist