Wiku Sebut Tren Kasus Covid-19 di Indonesia Mulai Membaik, Kasus Aktif Menurun

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (FOTO : Istimewa)

Beritabalionline.com – Laju penularan Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah sejak pertama kali diumumkan pada Maret. Catatan kasus yang dilaporkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setiap hari berkisar 3.000 sampai 4.000 lebih kasus.

Meski penularan masih terjadi, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan tren kasus di Indonesia mulai membaik. Hal ini ditandai dengan jumlah kasus aktif yang mulai menurun.

Kasus aktif merupakan, orang dengan status positif Covid-19 dan masih menjalani perawatan di rumah sakit atau melakukan isolasi mandiri.

“(total kasus aktif) angkanya semakin lama semakin turun, dan harus kita tekan terus dengan testing yang banyak,” kata Wiku dalam diskusi di Graha BNPB, Jumat (16/10/2020).

Wiku menuturkan, penurunan jumlah kasus aktif berdampak juga dengan kasus kesembuhan. Meski tidak disampaikan secara detil kapan tren baik ini terjadi namun menurutnya penurunan kasus disebabkan banyaknya pasien Covid-19 yang telah sembuh. Ia menyebutkan persentase kesembuhan di Indonesia sebesar 76-77 persen.

Bahkan, Wiku menuturkan penambahan kasus kesembuhan di Indonesia berada di atas rata-rata kasus kesembuhan dunia.

“Dan angka kesembuhannya makin lama makin naik dan angkanya cukup tinggi bahkan sudah bisa melebihi rata-rata dunia,” ucapnya.

Kendati terjadi tren cukup baik, Wiku mengingatkan bahwa persentase kesembuhan masih sangat fluktuatif. Jika penambahan kasus kesembuhan lebih tinggi dibanding kematian, persentase akan terus tinggi, begitu sebaliknya.

Selain itu, Wiku juga mengingatkan penambahan kasus kematian akibat infeksi virus Sars Cov-2 ini masih menjadi tugas besar Indonesia. Hal ini dikarenakan angka kematian di Indonesia masih di atas rata-rata dunia.

“Angka kematiannya masih sedikit di atas rata-rata dunia. Jadi setelah 7 bulan ini rupanya kondisinya lumayan berhasil dan kita tidak boleh lengah untuk terus waspada,” ungkapnya. (itn)