Kapolresta Denpasar Minta Penolak UU Cipta Kerja Tak Turunkan Massa ke Jalan

Demo tolak UU Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Provinsi Bali beberapa hari lalu. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Aparat kepolisian meminta masyarakat tak menggelar aksi demo dengan turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi terkait pengesahan Undang-undang Cipta Kerja oleh DPR RI.

“Saran kami, sampaikan saja aspirasi ke kantor DPRD Provinsi Bali, pasti diterima namun tentunya tidak dengan mengerahkan massa tapi cukup perwakilan,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Senin (12/10/2020) di Denpasar.

Menurut Kapolresta, pihaknya tidak akan melarang atau menghalangi ketika masyarakat hendak menyampaikan pendapat di muka umum.

Hanya saja tegasnya, dikarenakan saat ini tengah mewabah Covid-19 dan pemerintah tengah berupaya menekan angka kasus yang terus meningkat, untuk sementara waktu aksi demo dengan mengerahkan massa dilarang.

Selain dikhawatirkan menjadi kluster baru penyebaran Covid, aparat kepolisian tidak mau aksi tersebut disusupi kelompok atau oknum tertentu sehingga menimbulkan kericuhan.

“Lihat saja aksi kemarin di depan Kantor DPRD Provinsi Bali dan Kampus Unud, demo yang seharusnya berlangsung damai akhirnya rusuh karena ada dugaan disusupi orang tidak bertanggungjawab,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi agar kejadian tidak kembali terjadi, kedepan polisi akan mengambil tindakan tegas, bahkan menangkap dan memeriksa kordinator aksi.

“Kami tidak akan memberi izin untuk aksi-aksi demo dengan mengumpulkan banyak massa. Jika masih nekat, akan kami ambil kordinator aksi,” kata Kapolresta.

“Semua ini demi menjaga agar jangan sampai muncul persoalan atau penambahan kasus Covid, terutama di wilayah Denpasar. Silahkan sampaikan aspirasi, tapi cukup dengan perwakilan saja dan jangan mengerahkan massa,” tegasnya.

Informasi di lapangan, hari ini akan berlangsung aksi demo menolak pengesahan UU Cipta Kerja di seputaran Renon, Denpasar.

BACA JUGA:  Tabanan Siap Terapkan Prokes di Sejumlah Sektor

Pantauan beritabalionline.com, petugas kepolisian dari Polda Bali, Polresta Denpasar serta instansi terkait seperti Satpol PP telah berada di Kantor DPRD Provinsi Bali untuk mengamankan jalannya aksi. (agw)