Ditipu Polisi Gadungan, Warga Pemogan Kehilangan Uang Ratusan Juta

Polisi gadungan yang diamankan Satreskrim Polresta Denpasar. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Opsnal Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Denpasar meringkus polisi gadungan bernama Eki Sugianto. Eki dibekuk dalam pelariannya di daerah Lebak, Banten.

“Tersangka merupakan pelaku penipuan dengan modus mengaku menjadi anggota Polri berpangkat AKP,” terang Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom, Rabu (30/9/2020) di Mapolresta Denpasar.

Pelaku yang merupakan residivis ini dilaporkan seorang wanita bernama Siti Supriyatin, warga Perum Graha Dewata Pemogan, Denpasar Selatan.

Kasus ini berawal dari perkenalan antara korban dengan pelaku di Instagram tahun 2019 silam. Dalam perkenalan pelaku mengaku sebagai anggota Polri dengan pangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi). Keduanya kemudian menjalin hubungan khusus (pacaran) meski tidak pernah saling bertemu.

Pada bulan Maret 2020, pelaku menawari korban untuk bisnis sewa alat berat. Untuk meyakinkan korban, pelaku juga mengaku menggeluti usaha penyewaan alat berat dan memiliki banyak rekanan bisnis.

Termakan bujuk rayu pelaku, korban lalu mengirimkan uang secara berkala dari bulan Mei 2020 sebagai deposit pembayaran alat berat excavator dan membayarkan uang biaya perbaikan alat yang rusak serta biaya pengiman alat berat ke nomor rekening sejumlah Rp35 juta.

Pada tanggal 26 Mei 2020, korban kembali mengirimkan uang Rp250 juta untuk pelunasan. Namun hingga batas waktu yang telah dijanjikan, alat berat tak kunjung dikirim oleh pelaku.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp285 juta,” ucap Kasatreskrim didampingi Kanit IV Iptu M.Reza Pranata.

Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan ke Pekanbaru, Riau, Jumat (18/9/2020). Di sana petugas menuju sebuah rumah di Jalan Sumatra E5 Komp Gria Idaman Bertuah, Sialang Sakti, Tenayan Raya, Pekanbaru – Riau.

BACA JUGA:  Warga Sampalan, Nusa Penida Gelar Ritual ‘Ngadegang’, Hadirkan Dalang Cenk Blonk

Dari keterangan warga dan Ketua RT setempat, pelaku memang beralamat KTP dan KK di rumah tersebut. Namun pelaku sudah lama tidak terlihat di sana, sementara rumah pelaku disebut hanya ditempati pacarnya.

Tidak hanya itu, nomor handphone pelaku sudah tidak bisa dihubungi. Usaha petugas menemui titik terang. Pelaku diketahui berada di rumah istri sirinya di Komp B.M.W S1 Maja Baru Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Sadar akan ditangkap polisi, pelaku berusaha bersembunyi di dalam kamar mandi. Namun pelaku akhirnya dapat dibekuk oleh petugas kepolisian Polresta Denpasar dengan diback up anggota Polsek Maja, Banten, Selasa (22/9/2020).

Kasatreskrim mengungkapkan, korban termakan janji pelaku yang sering mengatakan akan menikahi korban. Ditambah saat video call pelaku menggunakan baju polisi serta menunjukkan KTA polisi.

“Korban ini merupakan salah satu dari sekian korban kejahatan yang dilakukan pelaku. Modusnya menjanjikan menikahi. Bahkan istrinya yang di Lebak, Banten juga merupakan korban,” terang Kompol Dewa Anom. (agw)