Diduga Hindari Hukuman Berat, Dua Bule Tersangka Kasus Narkotika Pura-pura Sakit

 

Dua WNA tersangka kasus narkotika saat diamankan di Mapolresta Denpasar. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Dua warga negara asing (WNA) yang menjadi tersangka kasus narkotika bernama Aaron Wayne Coyle (42) asal Australia dan Collum Park (32) asal Inggris berada di ruangan VIP di RS Trijata Polda Bali.

Kabar tak sedap berhembus jika keduanya yang ditangkap Satresnarkoba Polresta Denpasar dengan barang bukti cukup banyak ini tengah menjalani rehabilitasi guna meringankan hukuman.

“Keduanya dirawat karena sakit. Bukan direhab,” terang Wadir Ditresnarkoba Polda Bali, AKBP Putu Yuni Setiawan saat dikonfirmasi awak media di Denpasar, Senin (28/9/2020).

AKBP Yuni lantas menyatakan jika kedua wna tersebut mengalami stres dan bipolar. Hal itu diketahui saat keduanya dimasukan ke dalam sel tahanan narkoba Polda Bali.

“Di sana keduanya mengamuk. Karena hal itu, kemudian keduanya dibawa ke RS Trijata Polda Bali untuk dirawat. Kita ini gak boleh kalau ada kejadian di tahanan kita gak respon. Kalau di rumah sakit kan sudah ada penanganan,” paparnya.

Sebelumnya, Aaron Wayne Coyle dan Collum Park diringkus petugas kepolisian dari Satresnarkoba Polresta Denpasar di seputaran wilayah Kuta, Badung, Selasa (1/9/2020) malam.

Polisi awalnya menangkap Collum Park saat ia berada di kamar kosnya di Jalan Dewi Sri VIII No 17, Kuta, Badung. Dalam penggeledahan, petugas menemukan barang bukti narkoba yakni 14 paket sabu seberat 11,84 gram dan 15 butir ekstasi warna ungu dengan logo granat.

Saat diperiksa, bule yang tinggal di Bali sejak 2019 silam ini mengaku sebagian barangnya diserahkan kepada Aaron Wayne Coyle.

Bule Australia ini akhirnya diringkus saat berada di villa yang disewanya di Jalan Nakula Dipta Villa No 2, Seminyak, Kuta, Badung. Dari dalam kamar yang dihuni tersangka, polisi menemukan satu paket sabu seberat 1,23 gram.

BACA JUGA:  341 Napi LP Kerobokan Peroleh Remisi Idul Fitri 2019, 7 Orang Langsung Bebas

“Sabu ini oleh tersangka rencananya akan ditempel di suatu tempat. Namum belum sempat ditempel, dia kami amankan,” beber Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan saat ekspose hasil tangkapan.

Kepada polisi, bule Australia yang diketahui masuk ke Bali pada Februari 2020 ini mengaku sekali tempel diberi upah Rp200 ribu oleh Collum Park.

“Mereka ini bagian dari sindikat. Setelah ini kasusnya kita serahkan ke Polda untuk pengembangan selanjutnya,” tegas Kombes Jansen. (agw)