Jelang Kampanye, Dua Paslon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Deklarasi Damai

Deklarasi damai paslon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar di Mapolresta Denpasar. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Dua pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Denpasar menggelar deklarasi damai dan mendatangani kesepakatan menjaga pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 agar berlangsung aman.

“Deklarasi bersama ini guna menjaga situasi Kambtibmas agar berlangsung kondusif,” ucap Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Jumat (25/9/2020) di Mapolresta Denpasar.

Kapolresta mengatakan, tanggal 26 September 2020 akan dimulai masa kampanye hingga tanggal 5 Desember 2020. Pelaksanaan kampanye yang cukup panjang tidak menutup kemungkinan terjadi kerawanan.

“Lebih-lebih pada pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Waktu 71 hari masa kampanye tentunya menimbulkan kerawanan yang cukup tinggi,” jelasnya.

“Saya selaku penanggungjawab keamanan di wilayah Denpasar mengharapkan kepada semua pihak baik penyelenggara, paslon, tim pemenangan dan partai pengusung untuk turut menjaga situasi agar tetap aman,” tegas Kapolresta.

Senada, Komandan Kodim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana menekankan agar pasangan calon Walikota dan Walikota Denpasar serta tim pemenangan agar mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

“Jangan sampai dikemudian hari muncul pelaksanaan Pilkada Serentak justru menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, mari kita bekerjasama untuk mematuhi protokol kesehatan,” kata Dandim Badung.

Usai deklarasi damai dan penandatanganan kesepakatan menjaga situasi agar kondusif selama pelaksanaan Pilkada, Kapolresta Denpasar menyerahkan bingkisan berisi alat kesehatan kepada kedua pasangan calon. (agw)

BACA JUGA:  Penataan Parkir dan 'Margi Agung' Kawasan Suci Pura Besakih akan Dimulai pada 2020