Hilang Selama Sepekan, Nelayan Asal Jembrana Ditemukan Tak Bernyawa

Tim Basarnas saat melakukan operasi pencarian nelayan asal Jembrana. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Selama sepekan dinyatakan hilang di Perairan Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, nelayan bernama I Kadek Sukarada (18) akhirnya dapat ditemukan.

“Iya benar nelayan tersebut sudah ditemukan setelah 7 hari dilakukan pencarian. Hal ini juga berdasarkan keterangan keluarga korban,” ucap Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2020).

Kendati demikian, korban saat itu sudah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di Pantai Perairan Air Kuning – Pantai Perancak, Jembrana, Rabu (23/9/2020) sekitar pukul 06.30 Wita.

“Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka,” kata Gede Darmada.

Sebelumnya, korban dinyatakan hilang setelah jukung yang digunakan mencari ikan bersama temannya bernama I Made Lugra Mahardika (25) ditabrak perahu di Perairan Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Selasa (15/9/2020) pagi.

“Korban jatuh ke laut dan hilang, sementara temannya I Made Lugra Mahardika selamat,” kata Darmada.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) yang menerima laporan tak lama setelah kejadian mengerahkan personel Pos SAR Jembrana.

Tiba di Pantai Perancak, 11 personel Pos SAR Jembrana bergabung dengan unsur SAR lainnya. Total petugas gabungan yang melakukan pencarian sebanyak 30 personel.

Kantor Basarnas Bali sempat menghentikan operasi pencarian setelah sepekan berupaya mencari korban. Penghentian operasi berdasarkan SOP, di mana SAR hanya akan menggelar operasi selama 7 hari pascamenerima laporan. (agw)

BACA JUGA:  Sikapi Cuaca Ekstrem, BPBD Bali Lakukan Ini