Datangi PN Denpasar, Massa Pendukung Jerinx Sampaikan Lima Tuntutan

Massa pendukung Jerinx saat menggelar aksi demo ke PN Denpasar. (FOTO : Sar/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Seperti yang pernah dijanjikan sebelumnya, ratusan massa pendukung I Gede Ari Astina alias Jerinx kembali mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk menggelar aksi demo, Selasa (22/9/2020).

Massa  yang datang menggunakan baju kaos hitam itu menuntut agar Jerinx dibebaskan.

Setelah kurang lebih 1 jam menggelar aksi, dua perwakilan masa ditemui oleh Wakil Kepala Pengadilan Negeri (Waka PN) Denpasar I Gede Rumega.

Dihadapan Rumega, perwakilan masa yaitu I Nyoman Mardika dan Tut Nik menyampaikan lima tuntutan.

Yang pertama, masa menuntut agar Jerinx SID dibabaskan karena Jerinx bukan penjahat. Yang kedua, masa juga menuntut Jerinx dibebaskan dari segala dakwaan jaksa.

Yang ketiga, masa menuntut agar Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Denpasar mengganti majelis hakim yang menyidangkan perkara Jerinx dengan alasan majelis hakim telah sewenang-wenang melanggar KUHAP.

Yang keempat masa kembali menuntut agar majelis hakim mengabulkan permintaan Jerinx agar sidang tidak digelar secara online melainkan secara tatap muka.

Dan yang terakhir, masa menuntut agar KPN Denpasar dan hakim yang menyidangkan perkara Jerinx secara independen dan tidak berada dalam tekanan dari pihak manapun.

Usai menyampaikan lima tuntutan, Waka PN I Gede Rumega mengatakan akan melaporkan tuntutan massa pendukung Jerinx tersebut ke KPN Denpasar untuk dipertimbangkan.

“Saya terima aspirasi ini dan akan saya sampaikan ke Ketua Pengadilan,” ujar Rumega.

Sementara dari pantauan di lokasi aksi, terlihat massa kembali membawa spanduk bertuliskan “Bebaskan Jerinx SID, Cabut Pasal Karet UU ITE”.

Di tengah massa menggelar aksi, pihak kepolisian dengan pengeras suara tak henti-hentinya mengingatkan agar massa mematuhi protokol kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 yang masih terus mengancam. (sar)

BACA JUGA:  Setahun di Daerah Perbatasan, Satgas Intel dan Bantuan Kodam IX/Udayana Tiba di Bali