Basarnas Bali Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Jembrana

Ilustrasi nelayan mencari ikan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Sepekan berlalu nelayan asal Jembrana bernama I Kadek Sukarada (18) yang hilang usai jukungnya tertabrak perahu saat mencari ikan di Perairan Pantai Perancak, Kabupaten Jembrana belum ditemukan.

“Operasi pencarian masih dilakukan bersama potensi SAR lainnya karena korban belum ditemukan,” ucap Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada, Senin (21/9/2020) di Denpasar.

Disinggung apakah operasi pencarian akan dihentikan lantaran sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas hanya melakukan pencarian selama tujuh hari pertama sejak dilaporkan, Gede Darmada membenarkan.

“Iya betul di hari ke tujuh operasi ditutup dan bisa dilanjutkan sewaktu-waktu apabila ada tanda-tanda penemuan korban,” jelasnya.

Peristiwa naas dialami korban saat tengah mencari ikan bersama temannya bernama I Made Lugra Mahardika (25), Selasa (15/9/2020) pagi. Jukung yang digunakan tertabrak perahu Porsesain.

“Korban jatuh ke laut dan hilang, sementara temannya I Made Lugra Mahardika selamat,” kata Darmada.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) yang menerima laporan tak lama setelah kejadian mengerahkan personel Pos SAR Jembrana.

Tiba di Pantai Perancak, 11 personel Pos SAR Jembrana bergabung dengan unsur SAR lainnya. Total petugas gabungan yang melakukan pencarian sebanyak 30 personel.

“SRU atau tim laut menurunkan rubber boat menuju area penyisiran. Keluarga korban dan masyarakat setempat juga terlibat dalam proses pencarian,” tutur Darmada. (agw)

BACA JUGA:  Kapolresta Denpasar Ancam Tembak Mati Pelaku Kejahatan dan Pengacau Perayaan Nataru