Petugas Tindak 3.051 Orang Pelanggar dalam Razia Tak Pakai Masker

Operasi Yustisi petugas gabungan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Hampir dua pekan menggelar operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan, petugas gabungan di seluruh Bali menindak ribuan masyarakat yang melakukan pelanggaran.

“Totalnya ada 3.051 pelanggar dan tersebar di 9 Kabupaten/Kota di Bali. Kegiatan operasi berlangsung dari tanggal 7 hingga 18 September,” terang Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Syamsi, Sabtu (19/9/2020) di Denpasar.

Rinciannya kata Kabid Humas yakni 355 orang diberi sanksi fisik, 1.698 orang mendapat teguran lisan, 283 orang mendapat teguran tertulis, 317 orang diberi sanksi kerja sosial di fasilitas umum.

“Terdapat pula 244 pelanggar mendapat sanksi denda administratif sebesar Rp100 ribu per orang, dan 138 orang mendapat sanksi tunda pelayanan administrasi,” jelasnya.

Dikatakan, ribuan pelanggar terjaring petugas dalam operasi di pasar tradisional, pasar modern, komplek pertokoan, pemukiman penduduk, obyek wisata, jalan raya, terminal, bandara, pelabuhan dan tempat ibadah.

Ditambahkan, operasi yustisi digelar dalam rangka mendukung Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 46 Tahun 2020, Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Walikota (Perwali).

“Operasi yustisi ini melibatkan 7.745 personel gabungan terdiri Polri, TNI, Satpol PP, Dinkes dan Dishub. Polda Bali sendiri menerjunkan 3.793 personel termasuk yang ada di Polres,” kata Kombes Syamsi.

Tujuan operasi untuk mencegah, mengendalikan penyebaran atau munculnya kasus baru pada berbagai sektor kegiatan masyarakat dan/atau instansi pemerintahan.

“Mari bersama-sama mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Semoga pandemi ini cepat berakhir, masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa sehingga kondisi perekonomian masyarakat segera kembali pulih,” ujarnya. (agw)

BACA JUGA:  Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Berhadiah HUT Ke-48 Korpri dan HUT Ke-74 PGRI