Nelayan Asal Jembrana Hilang saat Melaut Setelah Jukungnya Tertabrak Perahu

Tim SAR melakukan pencarian nelayan asal Jembrana yang hilang. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Memasuki hari kelima setelah mengalami kecelakaan di laut lantaran jukungnya tertabrak perahu, nelayan bernama I Kadek Sukarada (18) belum dapat ditemukan.

“Upaya pencarian masih berlangung,” ujar Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada, Sabtu (19/9/2020) di Denpasar.

Dalam operasi pencarian, Basarnas Bali mengerahkan 7 orang personel. Selain menyisir wilayah laut menggunakan rubber boat atau kapal karet, tim juga menyisir bibir pantai dengan mengendarai sepeda motor.

Diberitakan sebelumnya, nelayan bernama I Kadek Sukarada hilang usai jukung yang ia gunakan mencari ikan terbalik di Perairan Pantai Perancak, Kabupaten Jembrana, Selasa (15/9/2020) pagi.

Korban sebelumnya berangkat melaut bersama temannya bernama I Made Lugra Mahardika (25). Namun Mahardika selamat dalam peristiwa tersebut.

Dijelaskan Darmada, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) yang menerima laporan kemudian mengerahkan personel Pos SAR Jembrana.

Tiba di Pantai Perancak, 11 personel Pos SAR Jembrana bergabung dengan unsur SAR lainnya. Total petugas gabungan yang melakukan pencarian sebanyak 30 personel.

“SRU atau tim laut menurunkan rubber boat menuju area penyisiran, dan tim lainnya berkoordinasi dengan pihak keluarga korban,” jelas Darmada.

“Korban belum ditemukan dan saat ini pencarian masih dilakukan. Keluarga korban dan masyarakat setempat juga terlibat dalam proses pencarian,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Satgas Korsupgah KPK Korwil V Tinjau Pelayanan Publik di Gianyar