Hari ini, Kembali 7 Pasien Covid-19 di Bali Meninggal, Sembuh 140, Positif 85

Update data Covid-19 di Bali pada Sabtu, 19 September 2020.

Beritabalionline.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, hari Sabtu (19/9/2020) mencatat angka pasien sembuh sebanyak 140 orang, sedangkan yang terkonfirmasi positif 85 orang, dan 7 orang meninggal dunia.

Dengan tambahan tersebut, hingga Sabtu, 19 September 2020 secara kumulatif terkonfirmasi positif  menjadi 7.628 orang, pasien sembuh sebanyak 6.213 orang (81,45%), dan  meninggal dunia menjadi 206 orang (2,70%).

“Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.209 orang (15,85%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering,” ucap Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, lanjut Dewa Made Indra yang juga Sekda Bali ini, Gubernur Bali telah mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp 100.000 bagi perorangan, dan Rp 1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Dikatakan, upaya pengendalian dan pencegahan ini bukan hanya tugas Pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.

Untuk memutus rantai penularan Covid-19, maka keramaian dalam bentuk tajen di setiap desa adat harus dihentikan sementara serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan, dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

“Mari kita dukung upaya Pemerintah dengan disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” pungkas dia. (ist)

BACA JUGA:  Kejari Denpasar Hilangkan Kesan ‘Angker’ Institusi Kejaksaan