Buntut Lonjakan Kasus Covid-19, Gubernur Bali Batasi Aktivitas di Objek Wisata

Salah satu objek wisata di Bali. (FOTO : Istimewa)

Beritabalionline.com – Kendati kasus Covid-19 di Bali jumlahnya terus melambung  dalam sepekan terakhir ini. Gubernur Bali Wayan Koster belum berencana menutup kembali objek wisata.

Namun demikian, orang nomor satu di jajaran Pemprov Bali itu memilih untuk melakukan pembatasan di pusat-pusat yang menjadi keramaian seperti di objek-objek wisata serta fasilitas publik yang ramai dikunjungi warga.

“Kita akan berlakukan pembatasan ke tempat-tempat wisata termasuk juga pusat-pusat keramaian. Karena ternyata itu menjadi klaster baru. Seperti lapangan di Renon, dan (Lapangan) Puputan itu saya minta juga supaya ditutup sementara,” kata Koster, di Denpasar, Senin (14/9/2020).

Ia juga mengatakan untuk kunjungan ke pantai juga akan dibatasi dan dikendalikan. Dengan demikian diharapkan tidak terjadi penularan Covid-19. “Pantai, kita kendalikan dan dibatasi,” ujarnya.

Untuk kunjungan wisatawan domestik, pihaknya masih tetap membuka pintu. Namun, untuk aktivitas ke destinasi wisata di Bali akan dibatasi. Kemudian, bagi para warga yang masih membandel tidak mau dibatasi akan ada petugas Desa Adat yang akan bertindak.

“Masih tetap berlaku (wisatawan domestik). Tapi aktivitas destinasi wisata kita batasi, ada pembatasan. (Kalau membandel) pihak Desa Adat yang akan bertindak,” ujar Koster.

Sementara itu berdasarkan data hari ini, jumlah pasien positif Covid-19 di Bali bertambah sebanyak 86 orang. Sehingga, secara kumulatif menjadi 7.312 orang, terdiri dari  7.287 WNI dan 25 WNA.

Sementara, untuk pasien positif Covid-19 yang sembuh bertambah 91 dan secara kumulatif 5.782 orang terdiri dari 5.762 WNI dan 20 WNA. Kemudian, untuk pasien positif yang meninggal hari ini 5 orang sehingga total menjadi 179 orang diantaranya 177 WNI dan 2 WNA.

BACA JUGA:  Pasien Positif Covid-19 di Bali Sentuh Angka 1.263 Orang, Sembuh 730, Meninggal 11

Kemudian, untuk pasien positif Covid-19 yang masih dirawat 1.351 orang terdiri dari  1.348 WNI dan 3 WNA. (itn)