Berdalih Bisa Carikan Kerja di Australia, Zulfan Kelabuhi 7 Orang Korban

Pelaku penipuan diamankan polisi. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Unit IV Tipidter Satreskrim Polresta Denpasar mengungkap kasus penipuan dengan modus menjanjikan berangkat kerja ke Australia. Dalam kasus ini polisi mengamankan pelaku bernama Zulfan Azimah (38).

“Korbannya seorang perempuan bernama Sumiati (34),” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Kamis (10/9/2020) di Mapolresta Denpasar.

Kasus ini bermula ketika pelaku menawari dan menjanjikan korban bekerja di perusahaan milik orangtua pelaku yang ada di Australia.

Dengan alasan untuk biaya administrasi, pengurusan passport, visa dan booking pesawat ke Australia, korban diminta membayar sebesar Rp9,3 juta.

Setelah uang diberikan, korban dijanjikan akan berangkat tanggal 10 Juli 2010. Namun sebelum berangkat, korban disuruh foto passport di Kantor Imigrasi Jalan Raya Renon, Denpasar Timur.

“Setelah foto, ternyata terlapor belum membayar biaya administrasi pada Kantor Imigrasi. Karena merasa curiga, korban menghubungi terlapor namun tidak pernah diangkat,” beber Kasat Reskrim.

Korban sendiri baru melaporkan kasus yang dialaminya ke Mapolresta Denpasar, Minggu (6/9/2020).

Tim Opsnal Tipidter Polresta Denpasar dengan dipimpin Kanit IV Tipidter Iptu M. Reza Pranata yang melakukan penyelidikan mendapatkan informasi jika terlapor berada di Banyuwangi, Jawa Timur.

Dua hari melakukan pengejaran, pelaku berhasil diringkus saat berada di sebuah Guest House di Kota Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (8/9/2020) sekitar pukul 23.30 Wita.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku juga mengatakan sebelumnya telah melakukan perbuatan serupa kepada 7 orang lainnya.

“Modus pelaku menjanjikan korban akan diberangkatkan bekerja di Australia. Pengakuannya sudah 7 kali beraksi. Nah, apabila ada warga masyarakat yang merasa menjadi korban, dapat langsung berkoordinasi dengan Unit Tipidter Sat Reskrim Polresta Denpasar,” kata Kasat Reskrim. (agw)

BACA JUGA:  Kepala Sekolah di Badung Jadi Tersangka Kasus Pencabulan dengan Muridnya