Gelar Aksi di Depan Kantor Gubernur, Para Pendemo Minta Jerinx SID Dibebaskan

Pendukung Jerinx saat menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Bali. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Sekitar seratus orang pendukung I Gede Ari Astina alias Jerinx menggelar aksi demo. Dalam aksinya para pendemo menyampaikan tuntutan agar drumer Superman Is Dead tersebut dibebaskan dari jerat hukum.

“Bebas bebaskan Jerinx, bebaskan Jerinx sekarang juga,” teriak peserta aksi, Selasa (8/9/2020) di kawasan Lapangan Bajra Sandhi Renon, Denpasar Timur.

Mengenakan pakaian dominan warna hitam, para pendukung Jerinx berjalan kaki dari sisi timur Lapangan Renon. Mereka membawa beragam poster dan spanduk berisi tuntuntan.

Hampir separuh badan jalan digunakan dalam aksi yang berlangsung di tengah teriknya matahari hari ini. Dari sisi timur aksi berlanjut di depan Kantor Gubernur Bali.

“Bebaskan JRX SID dari jeratan pasal karet dan UU ITE. Kritik kok dibalas dengan penjara” bunyi poster yang dibawa peserta aksi.

Meski berlangsung damai, aksi demo di siang bolong tersebut dijaga ketat puluhan petugas gabungan dari Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Timur.

Jerinx berhadapan dengan aparat penegak hukum setelah menyebut “IDI Kacung WHO”. Ia dilaporkan ke Mapolda Bali oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali.

Kuasa hukumnya berupaya minta penangguhan penahanan namun ditolak penyidik Ditreskrimsus Polda Bali yang menangani kasusnya. Alasan penolakan penangguhan lantaran polisi khawatir Jerinx mengulangi perbuatannya.

Tak patah arang, usai dilimpahkan ke kejaksaan kuasa hukum Jerinx kembali mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Namun lagi-lagi upaya tersebut ditolak oleh jaksa.

Suami dari Nora Alexandra Philip ini tak lama lagi akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Denpasar. Sidang perdana direncanakan berlangsung secara virtual, pada Kamis (10/9/2020) besok. (agw)

BACA JUGA:  Musda Golkar Diwarnai Kejutan, Sugawa Korry Nakhodai DPD Golkar Bali