Angka Kasus Positif Covid-19 di Bali Terus Meroket

Update Covid-19 di Bali per Selasa (8/9/2020).

Beritabalionline.com – Perkembangan Pandemi Covid 19 di Provinsi Bali, pada Selasa, 8 September 2020, kembali mencatat kasus positif yang angkanya terus meroket.

Rilis resmi yang dikutip dari Satuan Tugas Nasional Covid-19 menyebutkan, tercatat ada penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 164 orang yang terdiri dari 163 Transmisi Lokal dan 1 PPLN, sedangkan sehari sebelumnya, Senin (7/9/2020) sebanyak 173 orang.

Sementara kasus sembuh sebanyak 114 orang atau meningkat dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 94 orang. Kemudian 12 pasien terkonfirmasi meninggal dunia, sedangkan sehari sebelumnya jumlah pasien yang meninggal 11 orang.

Dengan demikian, secara kumulatif, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pulau Dewata menjadi 6.549 orang terdiri dari 6.527 WNI dan 22 WNA. Sementara yang sembuh 5.225 orang (79,78 persen) terdiri dari 5.205 WNI dan 20 WNA, dan pasien meninggal dunia total menjadi 128 orang (1,95 persen) terdiri dari 126 WNI dan 2 WNA.

Sedangkan kasus aktif yang kini dalam perawatan sebanyak 1.196 orang (18,26 persen) terdiri dari 1.196 WNI dan nihil (0) WNA, yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Kasus WNI terkonfirmasi melalui Transmisi Lokal terus meningkat tajam, per hari ini sebanyak 6.146 kasus (93,85 persen).

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penangulangan (GTPP) Covid-19 di Bali, I Made Rentin yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/9/2020), menjelaskan Gubernur Bali telah mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desease 19 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Pergub ini mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp100.000,- bagi perorangan, dan Rp1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

BACA JUGA:  DPRD Bali Sambangi Posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Denpasar

Upaya pengendalian dan pencegahan ini tentunya bukan hanya tugas Pemerintah semata, namun juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.

“Untuk itu, marilah kita dukung upaya Pemerintah, dengan DISIPLIN melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” pinta Made Rentin. (sdn)